10 Manfaat Puasa untuk Kulit Sehat dan Cerah

Aa1wt4x5
Aa1wt4x5



Di bulan suci Ramadhan ini, umat Muslim diwajibkan untuk berpuasa dimana mereka harus menahan lapar dan haus serta hal-hal yang dapat membatalkannya yang dilakukan dalam periode tertentu.

Puasa bukan hanya ibadah, tetapi juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh. Salah satunya yaitu dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Dengan pola makan yang tepat saat sahur dan berbuka, puasa bisa menjadi cara alami untuk membuat kulit lebih sehat dan cerah.

Lantas, apa saja manfaat puasa untuk kesehatan kulit? Berikut di bawah ini pembahasan lengkapnya.

Manfaat Puasa Untuk Kesehatan Kulit

Berikut ini sepuluh manfaat berpuasa secara rutin bagi kesehatan kulit:

1. Menyehatkan dan Mengurangi Tanda Penuaan di Kulit

Manfaat puasa yang pertama yaitu dapat menyehatkan dan mengurangi tanda penuaan di kulit. Hal ini dikarenakan berpuasa secara rutin dapat meningkatkan produksi antioksidan yang dapat mencegah penuaan dan kerutan di kulit.

Tidak hanya itu aja, antioksidan yang muncul selama berpuasa juga bisa mencegah jerawat dan komedo timbul. Selain itu, puasa juga bisa mengembalikan keseimbangan mikrobioma yang pada akhirnya dapat membuat kulit jadi lebih bersih.

2. Mengurangi Inflamasi Kulit

Manfaat berikutnya yaitu dapat mengurangi inflamasi yang merupakan peradangan pada tubuh karena kulit bertahan dari serangan mikroorganisme asing yang menyerang tubuh. Inflamasi dapat dikatakan sebagai akar masalah berbagai masalah kulit.

Ketika Anda mengalami kelebihan berat badan, hal ini juga akan berefek ke kulit. Namun dengan berpuasa, berat badan Anda menjadi lebih terkontrol dan kesehatan kulit akan terjaga. Hal ini dikarenakan saat puasa, tubuh Anda akan mencerna makanan dengan lebih tenang (tidak terburu-buru atau tanpa jeda). Tubuh yang tenang mencerna makanan dapat bekerja multitasking sambil melawan mikroorganisme asing juga. Inilah yang akan mengurangi inflamasi kulit.

3. Meredakan Peradangan Jerawat

Anda juga harus tahu bahwa puasa dapat membantu meredakan peradangan jerawat, nih. Hal ini dikarenakan puasa akan mengurangi produksi sebum (minyak) berlebih di kulit yang menjadi penyebab utama jerawat dan permasalahan kulit lainnya.

Namun, perlu diingat bahwa mengatur pola makan yang baik juga mempengaruhi faktor tersebut. Oleh karena itu, pastikan Anda memilih makanan yang sehat untuk sahur dan berbuka puasa. Jangan lupa juga untuk memberi waktu tubuh beristirahat saat berpuasa agar bebas dari peradangan.

4. Mengurangi Kulit Kering

Bagi Anda yang bermasalah dengan kulit kering, puasa ternyata juga bisa membantu mengurangi kondisi tersebut. Pasalnya, puasa dapat membantu mengatur kadar glukosa darah yang berkaitan dengan masalah kulit.

Kadar gula darah tinggi umumnya dapat membuat kulit kering, membuatnya terasa kencang, dan memicu gatal. Sementara itu, puasa membantu memonitor kadar insulin dan mencegah kulit menjadi kering atau tanda lain yang dikaitkan dengan gejala diabetes.

5. Meningkatkan Kecerahan Kulit

Puasa juga dapat membantu meningkatkan kecerahan kulit. Pasalnya, selama puasa, tubuh mengalami berbagai perubahan fisiologis, termasuk peningkatan sirkulasi darah.

Ketika sirkulasi darah meningkat, nutrisi dan oksigen lebih efisien didistribusikan ke seluruh tubuh, termasuk kulit. Hal ini dapat menyebabkan kulit terlihat lebih segar dan bercahaya. Selain itu, puasa juga dapat membantu dalam memperbaiki warna kulit yang tidak merata.

6. Meningkatkan Hidrasi dan Memperbaiki Struktur Kulit

Di beberapa penelitian, puasa justru dapat meningkatkan hidrasi pada kulit karena membantu tubuh menahan air lebih efektif. Tidak hanya itu, puasa juga akan membantu memperbaiki struktur kulit.

Hidrasi yang lebih baik, akan memberikan tekstur kulit yang lebih halus dan tampak lebih elastis, berisi, serta sehat. Namun, Anda juga harus menyeimbangkan cairan tubuh dengan minum air putih yang banyak saat sahur dan berbuka untuk memastikan asupan cairan yang cukup tetap terjaga.

7. Membersihkan Pori-Pori Kulit

Puasa juga dapat membantu dalam membersihkan pori-pori kulit dari kotoran dan minyak berlebih. Saat seseorang berpuasa, terutama jika puasa dilakukan dengan mengurangi asupan makanan dan minuman tertentu, hal ini dapat mengurangi produksi sebum atau minyak berlebih di kulit. Sebum yang berlebihan dapat menyumbat pori-pori kulit.

8. Memicu Proses Autofagi

Puasa juga dapat memicu proses Autofagi yang merupakan sebuah proses alami di dalam tubuh, di mana sel-sel tubuh membersihkan diri dengan cara mendaur ulang komponen-komponen sel yang rusak atau sudah tidak dibutuhkan lagi.

Sehingga, hal tersebut dapat mempercepat regenerasi sel termasuk sel kulit yang akan memberikan tampilan yang lebih segar dan sehat. Puasa juga membantu mempercepat peremajaan kulit hingga meningkatkan elastisitas kulit.

9. Menurunkan Inflamasi pada Kulit

Untuk Anda yang memiliki kulit sensitif, Anda perlu mengetahui bahwa puasa bisa menurunkan inflamasi atau peradangan pada kulit. Hal ini dikarenakan selama puasa, tubuh akan fokus pada proses detoksifikasi, termasuk pada pengeluaran racun pada produk limbah dari dalam tubuh.

Racun tersebut terakumulasi bisa memperburuk peradangan pada kulit dengan memberikan waktu tubuh untuk memulihkan diri. Sehingga akan mengurangi peradangan pada kulit seperti penyakit eczema, psoriasis, dan penyakit kulit kronis lainnya yang menyebabkan peradangan pada kulit.

10. Mengurangi Stres Kulit

Terakhir, puasa ternyata juga secara langsung dapat mengurangi stres yang dialami oleh tubuh. Selama berpuasa, asupan kalori secara keseluruhan berkurang. Dengan demikian, tubuh terlatih menggunakan simpanan keton sebagai sumber energi.

Sumber energi ini dapat membantu sel menerima lebih sedikit sel oksidatif karena pencernaan bergerak cukup lambat. Relaksasi internal ini bisa menjadi titik balik bagi kesehatan kulit. Ketika sel-sel less stress, maka jerawat dan ruam akibat tekanan dalam tubuh dapat berkurang.

Demikian informasi mengenai sepuluh manfaat puasa untuk kesehatan kulit, mulai dari mengurangi tanda penuaan hingga meningkatkan kecerahan kulit.

Pos terkait