12 Titik Rawan Macet Mudik Lebaran 2026 di NTB

6145df7d0706c 1
6145df7d0706c 1

Antisipasi Kepadatan di Wilayah Pelabuhan Penyeberangan Lembar

Kementerian Perhubungan telah mengungkapkan adanya potensi kepadatan lalu lintas yang perlu diantisipasi, khususnya di wilayah Pelabuhan Penyeberangan Lembar. Hal ini menjadi fokus utama dalam persiapan Angkutan Lebaran 2026, mengingat wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki berbagai lokasi wisata dan pasar tumpah yang dapat menyebabkan kemacetan.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa terdapat 12 titik pasar tumpah dan sejumlah lokasi wisata utama yang berpotensi menimbulkan kemacetan. Untuk mengurangi beban lalu lintas, optimalisasi rest area serta penggunaan 115 lokasi masjid dan fasilitas umum disarankan sebagai titik istirahat sementara.

“Peningkatan keselamatan, dukungan kebijakan yang tepat, penguatan pengaturan lalu lintas, dan sinergi yang kuat antara Kementerian Perhubungan, Pemprov NTB, TNI, POLRI, dan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat menjadi elemen penentu dalam mewujudkan Angkutan Lebaran 2026 yang aman, lancar, dan berkeselamatan,” ujar Dudy pada Sabtu (28/2/2026).

Antisipasi Sejak Dini

Selain aspek kesiapan operasional dan keselamatan penyeberangan, Dudy juga menekankan pentingnya antisipasi kepadatan dari dan menuju wilayah Pelabuhan Penyeberangan Lembar. Ia menyarankan penerapan manajemen lalu lintas yang baik, pengaturan arus keluar masuk kendaraan, serta ketersediaan kantong-kantong parkir di sekitar wilayah pelabuhan.

Dudy mendorong agar koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, TNI, dan POLRI diperkuat agar keselamatan dan kelancaran angkutan Lebaran terjamin. Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan armada, dermaga, serta pengaturan arus untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan dan pemudik.

“Aspek keselamatan pelayaran juga harus selalu menjadi prioritas. Pemeriksaan kelaiklautan kapal, pemantauan cuaca, kesiapan armada dan dermaga, serta pengawasan kapasitas muatan wajib selalu dilakukan,” tegas Dudy.

Peningkatan Pergerakan Pemudik dan Wisatawan

Dudy menitikberatkan pembahasan pada penguatan angkutan penyeberangan, kesiapan pelabuhan, dan koordinasi antarpemangku kepentingan untuk mengantisipasi lonjukan arus mudik dan wisatawan. Sebagai provinsi kepulauan, mobilitas masyarakat di NTB sangat bergantung pada angkutan penyeberangan dan transportasi udara, yang diperkuat oleh jalan nasional. NTB juga merupakan salah satu provinsi dengan destinasi pariwisata unggulan nasional, sehingga pada periode tertentu, termasuk Hari Libur Lebaran diprediksi akan terjadi peningkatan pergerakan tidak hanya untuk aktivitas mudik, tetapi juga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berwisata.

Prediksi Pergerakan Pemudik

Survei Angkutan Lebaran Nasional memperkirakan pergerakan mencapai 146 juta orang pada Angkutan Lebaran 2026. Prediksi pergerakan yang berasal dari Provinsi NTB sebagai provinsi asal pemudik tercatat sebesar 1,58 Juta orang. Sementara itu, sebanyak 1,22 Juta orang diperkirakan akan melakukan pergerakan mudik ke NTB.

Pelabuhan penyeberangan di NTB diperkirakan akan menjadi salah satu simpul tersibuk, khususnya Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Pelabuhan Lembar termasuk ke dalam tiga besar pelabuhan penyeberangan tersibuk. Total sekitar 1,1 juta penumpang diprediksi akan menggunakan pelabuhan Lembar pada masa Angkutan Lebaran.


Pos terkait