145 Siswa MI Winduraja Antusias Ikuti Polisi Sahabat Anak di Kampung Ramadan Gada Membaca

Kegiatan Polisi Sahabat Anak di Kampung Ramadan 1447 H Komunitas Gada Membaca

Sebanyak 145 siswa dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, mengikuti kegiatan bertema “Polisi Sahabat Anak” yang digelar dalam rangkaian Kampung Ramadan 1447 H Komunitas Gada Membaca. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (2/3/2026) di lantai satu Komunitas Gada Membaca.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Kawali, AKP Hj. Iis Yeni Idaningsih, yang langsung berinteraksi dengan para siswa MI Winduraja. Sejak awal acara, suasana terlihat hidup dan penuh antusiasme. Kapolsek membuka sesi dengan pertanyaan sederhana, “Siapa yang ingin menjadi polisi?” Sontak, puluhan anak langsung mengangkat tangan. Beberapa bahkan berdiri karena tak sabar menunjukkan minatnya.

Dalam paparannya, AKP Iis Yeni Idaningsih menjelaskan bahwa menjadi anggota kepolisian bukanlah hal instan. Menurutnya, cita-cita harus dipersiapkan sejak dini dengan rajin belajar, gemar membaca, disiplin, rutin berolahraga, serta patuh dan berbakti kepada orang tua. “Kalau ingin jadi polisi, mulai dari sekarang harus rajin belajar dan jaga sikap. Semua ada prosesnya,” ujarnya di hadapan para siswa.

Sesi tanya jawab pun berlangsung seru. Naupal Fakhry Triyani memberanikan diri maju ke depan untuk menanyakan arti lambang yang terpasang di seragam polisi. Sementara Alula Lashira Alqori bertanya mengenai syarat tinggi badan untuk mendaftar menjadi polisi. Kapolsek menjawab satu per satu pertanyaan tersebut dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak. Ia juga memberikan motivasi agar para siswa tetap percaya diri dan terus mengejar cita-cita mereka.

Tujuan Kegiatan Polisi Sahabat Anak

Pembina Komunitas Gada Membaca, Agus Munawar, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengenalkan berbagai profesi kepada anak sejak usia dini, sekaligus memupuk semangat literasi dan karakter disiplin selama bulan Ramadan. Menurutnya, menghadirkan sosok polisi secara langsung membuat anak-anak lebih memahami tugas kepolisian sekaligus menghapus rasa takut terhadap aparat.

“Anak-anak jadi tahu bahwa polisi itu sahabat mereka. Harapannya, mereka semakin semangat belajar dan berani bermimpi besar,” katanya.

Pentingnya Pendidikan Karakter dan Literasi

Kampung Ramadan Komunitas Gada Membaca sendiri rutin menggelar kegiatan edukatif selama bulan suci, mulai dari literasi, pembinaan karakter, hingga pengenalan profesi bagi anak-anak di wilayah Kecamatan Kawali. Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan tentang profesi polisi, tetapi juga memberikan nilai-nilai penting seperti disiplin, tanggung jawab, dan kepercayaan diri.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun hubungan positif antara polisi dan masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan interaksi langsung, anak-anak dapat melihat polisi sebagai figur yang bisa dijadikan panutan, bukan hanya sebagai aparat yang menegakkan hukum.

Kesimpulan

Melalui kegiatan seperti ini, Komunitas Gada Membaca berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak sejak dini. Dengan menggabungkan pendidikan karakter, literasi, dan pengenalan profesi, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi muda.


Pos terkait