15 Ogoh-ogoh Hebat Tampil di Parade, Digelar 12 Maret, Hadiah Rp60 Juta

Sukawati Bali Indonesia March 21 260nw 2278837669 2
Sukawati Bali Indonesia March 21 260nw 2278837669 2

Proses Penilaian dan Pengumuman 15 Besar Ogoh-Ogoh di Jembrana

Tim juri tingkat Kabupaten telah menyelesaikan proses penilaian dan memilih serta mengumumkan 15 besar ogoh-ogoh hasil karya Sekaa Truna Truni (STT) di Jembrana, pada malam Minggu (1/3). Proses ini dilakukan setelah sebelumnya dilakukan penilaian di tingkat kecamatan. Tahun ini, Kecamatan Melaya tidak mengirimkan wakilnya karena Pemkab Jembrana menerapkan sistem tarung bebas atau memilih nominasi terbaik dari mereka yang lolos di tingkat kecamatan.

Berdasarkan data yang diperoleh, 15 besar ogoh-ogoh terbaik tersebar dari empat kecamatan. Yakni satu ogoh-ogoh dari Kecamatan Pekutatan, empat dari Kecamatan Mendoyo, serta masing-masing lima ogoh-ogoh di Kecamatan Jembrana dan Negara. Berikut adalah daftar ogoh-ogoh yang masuk dalam 15 besar:

Ogoh-Ogoh dari Kecamatan Pekutatan

Satu ogoh-ogoh dari Kecamatan Pekutatan adalah dari STT Dharma Kanti di Banjar Delod Setra, Desa Pulukan dengan judul “Kutu Mekutu”.

Ogoh-Ogoh dari Kecamatan Mendoyo

Di Kecamatan Mendoyo, terdapat empat perwakilan ogoh-ogoh. Di antaranya:
* STT Bhuana Sentana di Banjar Munduk Anggrek Kaja, Desa Yehembang Kauh dengan judul “Anoman Obong”.
* STT Purba Wisesa Banjar Adat Kangin, Desa Adat Giri Merta, Penyaringan dengan judul “Pinulah”.
* STT Tri Eka Sari Banjar Bale Agung, Tegalcangkring, dengan judul “Mapi-Uning”.
* STT Widya Dharma Banjar Rangdu, Desa Pohsanten dengan judul “Linyok”.

Ogoh-Ogoh dari Kecamatan Jembrana

Di Kecamatan Jembrana, ada beberapa ogoh-ogoh yang masuk dalam 15 besar. Di antaranya:
* STT Yowana Dharma Banjar Yeh Mekecir, Desa Dangintukadaya dengan judul “Julit Mentok”.
* STT Yowana Duta Banjar Taman, Desa Batuagung dengan judul “Pakarti Sungsang”.
* STT Guna Widya Banjar Pancardawa, Kelurahan Pendem dengan judul “Durmanggala”.
* STT Satria Mertua Yowana Banjar Adat Kertha Wisesa Desa Adat Kertajaya Pendem dengan judul “Samsara”.
* STT Dharma Sentana, Banjar Tibu Kleneng, Desa Perancak dengan judul “Lesung Bata”.

Ogoh-Ogoh dari Kecamatan Negara

Di Kecamatan Negara, tercatat ada beberapa ogoh-ogoh yang masuk dalam 15 besar. Di antaranya:
* STT Sutha Darma Kertha Banjar Banyubiru Kauh, Desa Banyubiru dengan judul “Barbar”.
* STT Yowana Dharma Wira Suara di Kaliakah dengan judul “Sutha Amerih Bapa”.
* STT Yowana Sena Banjar Pangkung Liplip Desa Kaliakah dengan judul “Peralaya Jagat Berangbang”.
* Kerthi Sentana Banjar Pangkung Manggis Desa Baler Bale Agung dengan judul “Rajas Pejah Ing Tresna”.
* STT Yowana Dharma Cakra Banjar Kebon Sari, Baler Baler Agung dengan judul “Semara Nitya Antaka”.

Proses Penilaian yang Ketat

Menurut informasi yang diperoleh, penilaian kabupaten dilaksanakan selama dua hari dan telah menentukan 15 besar yang layak tampil untuk Parade ogoh-ogoh yang rencananya digelar pekan depan. Ketua Pasikian Yowana Majelis Desa Adat (MDA) Jembrana, I Putu Feri Priyandana, menjelaskan bahwa proses penilaian cukup ketat karena sebelumnya hanya ada 19 nominasi setelah penilaian di tingkat kecamatan.

Feri menambahkan bahwa para dewan juri harus memilih dengan cermat karya Sekaa Truna Truni di Gumi Makepung untuk menentukan menjadi 15 besar dan layak tampil pada parade ogoh-ogoh tahun 2026. Secara umum, karya Sekaa Truna sangat bagus-bagus. Namun sesuai penilaian akhir, lahir 15 besar. Mereka akan ditampilkan dalam parade yang rencananya dilaksanakan 12 Maret mendatang, kemudian akan dipajang dalam pameran di acara Masikian Festival III di areal Gedung Bung Karno Kota Negara.

Hadiah dan Dana Subsidi

Untuk diketahui, di tahun ini, nilai dana subsidi pembuatan ogoh-ogoh masih tetap seperti tahun sebelumnya yakni Rp2,5 Juta. Bagi mereka yang terpilih mewakili kecamatan untuk tampil pada lomba bakal mendapat dana pementasan senilai Rp10 Juta dan memperebutkan hadiah lomba senilai Rp60 Juta. Sehingga, khusus untuk Juara I Lomba, nanti total dana yang diperoleh mencapai Rp32,5 Juta.

Diharapkan dana apresiasi tersebut bisa terus meningkatkan semangat, kreativitas serta inovasi bagi seluruh STT yang ada di Gumi Makepung. Meskipun dalam beberapa tahun terakhir karya dari Sekaa Truna yang ada sudah sangat bagus.

Pos terkait