Penilaian Kabupaten Menghasilkan 15 Besar Ogoh-Ogoh di Jembrana
Tim juri tingkat kabupaten telah menyelesaikan proses penilaian dan memilih serta mengumumkan 15 besar ogoh-ogoh hasil karya Sekaa Truna Truni (STT) di Jembrana, Minggu 1 Maret 2026 malam kemarin. Proses ini menjadi langkah penting dalam persiapan parade ogoh-ogoh yang rencananya akan digelar pekan depan.
Pada tahun ini, Kecamatan Melaya tidak mengirimkan wakilnya. Hal ini disebabkan oleh penerapan sistem tarung bebas oleh Pemkab Jembrana, yang memilih nominasi terbaik dari mereka yang lolos di tingkat kecamatan. Dengan demikian, peserta yang masuk ke babak selanjutnya adalah karya-karya yang dinilai paling layak oleh dewan juri.
Dari data yang berhasil dikumpulkan, 15 besar ogoh-ogoh terbaik tersebar dari empat kecamatan. Yakni satu ogoh-ogoh dari Kecamatan Pekutatan, empat dari Kecamatan Mendoyo, serta masing-masing lima ogoh-ogoh di Kecamatan Jembrana dan Negara. Berikut daftar lengkapnya:
- Kecamatan Pekutatan
-
STT Dharma Kanti di Banjar Delod Setra, Desa Pulukan dengan judul “Kutu Mekutu”
-
Kecamatan Mendoyo
- STT Bhuana Sentana di Banjar Munduk Anggrek Kaja, Desa Yehembang Kauh dengan judul “Anoman Obong”
- STT Purba Wisesa Banjar Adat Kangin, Desa Adat Giri Merta, Penyaringan dengan judul “Pinulah”
- STT Tri Eka Sari Banjar Bale Agung, Tegalcangkring, dengan judul “Mapi-Uning”
-
STT Widya Dharma Banjar Rangdu, Desa Pohsanten dengan judul “Linyok”
-
Kecamatan Jembrana
- STT Yowana Dharma Banjar Yeh Mekecir, Desa Dangintukadaya dengan judul “Julit Mentok”
- STT Yowana Duta Banjar Taman, Desa Batuagung dengan judul “Pakarti Sungsang”
- STT Guna Widya Banjar Pancardawa, Kelurahan Pendem dengan judul “Durmanggala”
- STT Satria Mertua Yowana Banjar Adat Kertha Wisesa Desa Adat Kertajaya Pendem dengan judul “Samsara”
-
STT Dharma Sentana, Banjar Tibu Kleneng, Desa Perancak dengan judul “Lesung Bata”
-
Kecamatan Negara
- STT Sutha Darma Kertha Banjar Banyubiru Kauh, Desa Banyubiru dengan judul “Barbar”
- STT Yowana Dharma Wira Suara di Kaliakah dengan judul “Sutha Amerih Bapa”
- STT Yowana Sena Banjar Pangkung Liplip Desa Kaliakah dengan judul “Peralaya Jagat Berangbang”
- Kerthi Sentana Banjar Pangkung Manggis Desa Baler Bale Agung dengan judul “Rajas Pejah Ing Tresna”
- STT Yowana Dharma Cakra Banjar Kebon Sari, Baler Baler Agung dengan judul “Semara Nitya Antaka”
Proses Penilaian yang Ketat
Menurut Ketua Pasikian Yowana Majelis Desa Adat (MDA) Jembrana, I Putu Feri Priyandana, penilaian kabupaten dilaksanakan selama dua hari dan sudah menentukan 15 besar yang layak tampil untuk Parade ogoh-ogoh yang rencananya digelar pekan depan.
Feri menjelaskan bahwa proses penilaian cukup ketat karena sebelumnya hanya ada 19 nominasi setelah penilaian di tingkat kecamatan. Para dewan juri harus memilih dengan cermat karya Sekaa Truna Truni di Gumi Makepung untuk menentukan menjadi 15 besar dan layak tampil pada parade ogoh-ogoh tahun 2026.
Secara umum, karya Sekaa Truna kita sangat bagus-bagus. Namun sesuai penilaian akhirnya lahir 15 besar. Nanti mereka akan ditampilkan dalam parade yang rencananya dilaksanakan 12 Maret mendatang. Kemudian setelah itu akan dipajang dalam pameran di acara Masikian Festival III di areal Gedung Bung Karno Kota Negara.
Dana Subsidi dan Hadiah Lomba
Untuk diketahui, di tahun ini, nilai dana subsidi pembuatan ogoh-ogoh masih tetap seperti tahun sebelumnya yakni Rp2,5 Juta. Bagi mereka yang terpilih mewakili kecamatan untuk tampil pada lomba bakal mendapat dana pementasan senilai Rp10 Juta dan memperebutkan hadiah lomba senilai Rp60 Juta.
Sehingga, khusus untuk Juara I Lomba, nanti total dana yang diperoleh mencapai Rp32,5 Juta. Diharapkan dana apresiasi tersebut bisa terus meningkatkan semangat, kreativitas serta inovasi bagi seluruh STT yang ada di Gumi Makepung. Meskipun dalam beberapa tahun terakhir karya dari Sekaa Truna yang ada sudah sangat bagus.





