3 Berita Populer Malut: Terdakwa Korupsi Ajukan Eksepsi, Aliong Mangkir Dua Kali dalam Kasus Isda

Aa1x9cuk
Aa1x9cuk

Berita Populer Maluku Utara Hari Ini

Berikut adalah tiga berita yang sedang viral di Maluku Utara hari ini, Jumat (27/2/2026). Berita-berita ini menarik perhatian masyarakat karena sifatnya yang kontroversial dan memengaruhi kehidupan sehari-hari.

  • Mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, mangkir dari pemeriksaan kasus dugaan korupsi pembangunan Istana Daerah (Isda) Kabupaten Pulau Taliabu tahun anggaran 2023.
  • Tiga terdakwa dalam kasus korupsi Belanja Tidak Terduga (BTT) Kepulauan Sula senilai Rp28 miliar mengajukan eksepsi selama sidang dakwaan.
  • Seorang ibu hamil di Halmahera Selatan nyaris tak tertolong akibat kesulitan menerobos banjir saat dirujuk ke puskesmas.

Mantan Bupati Mangkir dari Pemeriksaan Kasus Isda



Kasi Penkum Kejati Maluku Utara, Matheos Matulessy, menyatakan bahwa mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, tidak hadir saat dipanggil penyidik dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Istana Daerah (Isda) Kabupaten Pulau Taliabu tahun anggaran 2023.

“Benar hari ini mantan Bupati Pulau Taliabu tidak hadir saat dipanggil penyidik,” ujar Matheos Matulessy saat dikonfirmasi, Kamis (26/2/2026).

Aliong Mus dipanggil untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan korupsi dalam proyek pembangunan Istana Daerah. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh penyidik. Pemanggilan tersebut merupakan yang kedua kalinya, tetapi Aliong Mus kembali mangkir.

Sidang Dakwaan Korupsi BTT Kepulauan Sula



Majelis hakim Pengadilan Tipikor PN Ternate menggelar sidang pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sula.

Dalam sidang ini, JPU Kejari Kepulauan Sula hadirkan tiga tersangka yang terlibat dalam kasus korupsi Belanja Tidak Terduga (BTT) pengadaan bahan medis habis pakai (BMHP) Kabupaten Kepulauan Sula senilai Rp28 miliar.

Sidang dipimpin langsung oleh Kadar Noh sebagai Ketua Majelis Hakim, didampingi dua hakim anggota lainnya. Dalam sidang ini, para terdakwa mengajukan eksepsi terhadap dakwaan yang diajukan oleh JPU.

Ibu Hamil Nyaris Tak Tertolong Akibat Banjir



Seorang ibu hamil bernama Wahyuni Hi. Latif nyaris tak tertolong setelah pecah ketuban di Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Pasien ini dirujuk dari Desa Wayatim ke Puskesmas Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah, pada pukul 04:30 WIT dinihari. Namun, mobil Toyota Avanza yang digunakan untuk membawa pasien terkendala berjam-jam di sungai Raim akibat banjir bandang.

Wati, bidan di Pondok Bersalin Desa (Polindes) Wayatim, menjelaskan bahwa awalnya pasien dirujuk menggunakan longboat. Namun, kondisi jalan yang tidak memungkinkan memaksa pasien harus dibawa dengan mobil.

Proses rujukan ini memakan waktu lama, sehingga potensi risiko bagi ibu hamil meningkat. Kondisi ini menunjukkan betapa sulitnya akses layanan kesehatan di daerah rawan banjir.

Pos terkait