3 Berita Terpopuler Sumbar: Abu Marapi Mengarah ke Tanah Datar dan Dampak Konflik Israel-Iran

Erupsi Gunung Marapi 04012025
Erupsi Gunung Marapi 04012025

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Marapi Mengarah ke Wilayah Tanah Datar

Sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Marapi yang terjadi pada pukul 15.11 WIB mengarah ke wilayah Kabupaten Tanah Datar dan sekitarnya. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), abu vulkanik telah menyebar hingga ketinggian 15.000 feet dengan arah pergerakan ke timur. Informasi ini diperoleh melalui pembaruan dari Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau, Decky Irmawan, menjelaskan bahwa sebaran debu abu vulkanik mulai teramati pada pukul 15.53 WIB. Arah pergerakan abu saat itu menuju timur dengan kecepatan angin sekitar 10 knot. Meski intensitasnya semakin melemah, BMKG tetap memantau perkembangan arah angin dan konsentrasi abu di atmosfer.

BMKG juga melakukan koordinasi dengan otoritas penerbangan untuk memastikan keselamatan jalur udara, khususnya di sekitar Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Hingga saat ini, belum ada dampak atau laporan terkait abu vulkanik yang menuju atau mengarah ke Bandara. Namun, pemantauan terus dilakukan karena partikel abu di ketinggian tertentu berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan.

Gunung Marapi, yang terletak di wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar, mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu sekitar 1.500 meter di atas puncak. Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi, erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29.8 milimeter dan durasi sekitar 1 menit 8 detik. Status aktivitas Gunung Marapi masih berada pada Level II (Waspada), sehingga masyarakat diimbau tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas di Kawah Verbeek.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan hujan abu, khususnya di wilayah yang berada di arah sebaran. Jika terjadi hujan abu, warga disarankan menggunakan masker dan membatasi aktivitas di luar ruangan guna mencegah gangguan pernapasan.

Empat Rekomendasi Tempat Berburu Pabukoan di Kabupaten Sijunjung

Memasuki bulan suci Ramadhan 2026, antusiasme masyarakat Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, dalam menyemarakkan tradisi berburu takjil atau pabukoan meningkat. Fenomena menjamurnya pedagang musiman di berbagai sudut jalan menjadi pemandangan rutin yang dinantikan warga setiap sore menjelang waktu berbuka puasa.

Kabupaten yang dikenal dengan julukan Ranah Lansek Manih ini menawarkan berbagai titik strategis yang menyuguhkan aneka kuliner, mulai dari jajanan tradisional hingga menu kekinian yang sedang viral. Berikut adalah empat rekomendasi tempat berburu pabukoan di Kabupaten Sijunjung yang paling hits dan selalu ramai dikunjungi warga:

  • Simpang Tugu: Sebagai simbol jantung kota, Simpang Tugu menawarkan aksesibilitas yang sangat mudah bagi siapa saja. Di lokasi ini, deretan tenda pedagang menyajikan menu-menu legendaris seperti kolak pisang, berbagai sambal hingga aneka gorengan hangat yang digoreng langsung di hadapan pembeli.

  • Pasar Tanjung Ampalu: Gudang Kuliner Tradisional dan Lauk Pauk. Pasar ini menjadi destinasi wajib bagi mereka yang merindukan masakan rumahan untuk menu berbuka puasa tanpa harus repot memasak sendiri di dapur. Para pedagang di Pasar Tanjung Ampalu banyak menyediakan lauk pauk siap saji seperti gulai paku, ikan bakar, hingga rendang daging dengan bumbu rempah yang sangat kuat.

  • Pasar Kamang Baru: Pusat Takjil Jalur Lintas Sumatera. Lokasinya yang berada di jalur transit utama antarprovinsi membuat variasi makanan yang ditawarkan lebih beragam dan memiliki pengaruh rasa yang unik. Pengunjung bisa menemukan perpaduan antara masakan khas lokal Sijunjung dengan pengaruh jajanan dari daerah tetangga seperti Riau dan Jambi.

  • RTH Muaro Sijunjung: Berburu Takjil Sambil Bermain di Taman. Ruang Terbuka Hijau (RTH) Muaro Sijunjung hadir menjadi spot paling ideal bagi keluarga dan generasi muda yang ingin bersantai. Di sekitar area RTH, banyak ditemui jajanan viral seperti smoties, aneka jus hingga sate seafood bakar yang tampilannya sangat menarik dan menjadi incaran utama para pemburu takjil kekinian.

Dampak Konflik Israel-Iran pada Ekonomi Global

Ketegangan geopolitik antara Israel dan Iran mengancam stabilitas ekonomi dunia namun tidak banyak menyentuh sektor barang lokal. Komoditas yang berasal dari dalam negeri cenderung lebih stabil daripada produk impor. Akademisi Universitas Andalas, Prof. Dr. Harif Amali Rivai, SE, MSi, menyebut perang memicu lonjakan biaya logistik internasional. Namun, distribusi barang lokal tidak mengalami hambatan berarti karena tidak melewati jalur laut global.

Eskalasi konflik yang melibatkan serangan balasan, ancaman penutupan jalur strategis, hingga pengerahan kekuatan militer di kawasan Timur Tengah dinilai berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi dunia. Menurut Harif Amali Rivai, konflik antarnegara besar tersebut tidak hanya berdampak pada kawasan Timur Tengah, tetapi juga berimbas pada perdagangan internasional, termasuk Indonesia.

Jika perang berlangsung, jalur distribusi global berpotensi mengalami gangguan apabila konflik meluas, terlebih jika menyentuh kawasan strategis seperti Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi minyak dunia. Kondisi tersebut dapat memicu lonjakan biaya logistik dan keterlambatan pengiriman barang.

Harif mengingatkan, apabila konflik berlangsung dalam waktu lama, dampaknya bisa semakin luas dan merembet ke berbagai sektor domestik. Padahal, kondisi ekonomi nasional saat ini masih dalam fase pemulihan dan mengejar target pertumbuhan. Ia memprediksi bursa saham berpotensi mengalami tekanan akibat sentimen negatif global.

Selain pasar modal, nilai tukar rupiah juga dinilai sensitif terhadap gejolak geopolitik. Ketidakpastian global kerap mendorong investor menarik dana dari negara berkembang dan beralih ke aset yang lebih aman. Pelemahan rupiah akan berdampak langsung pada barang impor yang dibayar menggunakan dolar Amerika Serikat, termasuk produk teknologi yang selama ini banyak digunakan di dalam negeri.

Di sisi lain, kondisi ketidakpastian global biasanya mendorong investor mengalihkan asetnya ke instrumen yang dinilai lebih aman, seperti logam mulia. Harif memperkirakan harga emas dan logam mulia lainnya berpotensi terus meningkat seiring meningkatnya permintaan sebagai safe haven asset.

Pos terkait