Kehidupan Lee Gyeong Rok yang Penuh Luka
Sejak kecil, Lee Gyeong Rok hidup dalam kesedihan yang mendalam. Perceraian orang tuanya dan kepergian sang ibu membuatnya merasa seperti kehilangan arah dalam hidup. Ia menjalani hari-hari tanpa emosi yang jelas—tidak benar-benar bahagia, tetapi juga tidak cukup sedih untuk menangis. Dunia terasa kosong baginya.
Namun, semuanya mulai berubah ketika ia bekerja paruh waktu di Utopia Department Store dan bertemu dengan Kim Mi Jeong. Di tengah pandangan sinis orang-orang terhadap perempuan itu, Lee Gyeong Rok justru merasakan ketertarikan yang tidak bisa ia jelaskan. Berikut tiga alasan mengapa Lee Gyeong Rok tertarik pada Kim Mi Jeong.
1. Kim Mi Jeong Terlihat Berbeda dari Perempuan Lainnya
Di lingkungan kerja yang dipenuhi oleh staf perempuan berpenampilan rapi dan modis, Lee Gyeong Rok tidak pernah merasa tertarik pada siapa pun. Baginya, standar kecantikan yang sama justru terasa biasa dan tidak meninggalkan kesan berarti. Hingga ia melihat Kim Mi Jeong yang tampil sederhana, canggung, bahkan dianggap tidak menarik oleh orang lain.
Alih-alih merasa aneh, Lee Gyeong Rok justru terpikat oleh perbedaan tersebut. Ada ketulusan dan kejujuran dalam diri Kim Mi Jeong yang tidak ia temukan pada orang lain. Cara Kim Mi Jeong menjalani hidup tanpa berusaha menyenangkan siapa pun membuat Lee Gyeong Rok penasaran, seolah ada sesuatu yang lebih dalam tersembunyi di balik sosoknya.
2. Lee Gyeong Rok Merasa Melihat Dirinya Sendiri dalam Diri Kim Mi Jeong

Pertemuan pertama mereka yang tidak disengaja meninggalkan kesan kuat bagi Lee Gyeong Rok. Sejak saat itu, sosok Kim Mi Jeong terus terlintas di pikirannya. Ia mulai menyadari bahwa ada kesamaan di antara mereka—perasaan terasing dan kesepian yang sulit dijelaskan kepada orang lain.
Seperti dirinya, Kim Mi Jeong juga hidup di pinggir dunia sosial, terbiasa diabaikan dan tidak benar-benar dianggap ada. Melihat Kim Mi Jeong membuat Lee Gyeong Rok seolah sedang menatap refleksi dirinya sendiri. Kedekatan emosional inilah yang membuat rasa penasarannya berubah menjadi keinginan untuk memahami dan mendekatinya lebih jauh.
3. Rasa Iba yang Perlahan Berubah Menjadi Kepedulian

Setelah mendengar cerita tentang bagaimana Kim Mi Jeong sering dikucilkan di tempat kerja, Lee Gyeong Rok mulai merasakan simpati yang mendalam. Ia melihat sendiri bagaimana Kim Mi Jeong makan sendirian sambil menerima bisikan dan tatapan merendahkan dari rekan kerja lainnya, tetapi tetap bertahan tanpa membalas.
Perasaan iba tersebut perlahan berkembang menjadi kepedulian. Ketika melihat Kim Mi Jeong kesulitan membawa barang, Lee Gyeong Rok tanpa ragu menghampirinya dan menawarkan bantuan. Momen sederhana itu menjadi awal kedekatan mereka, sekaligus langkah pertama Lee Gyeong Rok membuka kembali hatinya yang selama ini tertutup.
Kesimpulan
Ketertarikan Lee Gyeong Rok pada Kim Mi Jeong bukanlah tentang penampilan, melainkan tentang perasaan saling memahami di antara dua orang yang sama-sama terluka. Dari pertemuan tak terduga ini, sebuah hubungan yang penuh makna mulai terbentuk.





