Penyesalan yang Diungkapkan oleh J.Y Park
J.Y Park, pendiri JYP Entertainment, telah melakukan banyak tindakan yang pada akhirnya menimbulkan penyesalan baginya. Dia bahkan secara terbuka mengakui rasa penyesalannya dalam berbagai kesempatan. Publik juga merasa bahwa perasaan tersebut cukup manusiawi.
Berikut adalah beberapa penyesalan J.Y Park yang berkaitan dengan keputusannya terhadap artis agensinya maupun dirinya sendiri. Beberapa dari keputusan tersebut memang membawa penyesalan tertentu. Mari kita simak!
1. Menolak IU Bergabung di JYP Entertainment
Pada 2011, dalam wawancara dengan Entertainment Weekly, J.Y Park menyatakan bahwa hatinya hancur setiap kali melihat IU. Ia bahkan bercanda mengatakan ingin mencari pekerja di agensinya yang menolak solois tersebut dan menghukumnya. Ia sering menghindari kontak mata dengan IU saat bertemu.
J.Y Park menjelaskan bahwa sangat sulit bagi agensinya untuk menemukan setiap bakat tersembunyi hanya melalui audisi. Namun, ia menyadari bahwa ia sangat menyesal karena kehilangan kesempatan mendebutkan IU di JYP Entertainment. Sebab, IU yang kini sukses di industri hiburan, pernah audisi di agensi tersebut.
2. Terlalu Berambisi Masuk Pasar Amerika Serikat untuk Wonder Girls

Melalui Me2day pada 2012, J.Y Park mengatakan bahwa dia bisa saja menjadi miliarder jika tidak menantang diri memasuki pasar Amerika Serikat untuk promosi Wonder Girls. Sebab, jika fokus promosi di negaranya, maka girl group tersebut sudah pasti meraih popularitas di Korea Selatan.
J.Y Park sadar bahwa agensinya meninggalkan Korea untuk memulai perjuangan yang tak masuk akal bagi siapa pun. Ia memahami bahwa agensinya akan kehilangan uang dan popularitas Wonder Girls jika promosi di Amerika Serikat pada tahun itu gagal. Meskipun begitu, ia juga menyadari pentingnya kebijaksanaan atau pelajaran hidup untuk artisnya.
J.Y Park menilai bahwa kebijaksanaan itu bisa diperoleh Wonder Girls dengan melalui berbagai tantangan saat masih muda. Ia yakin, para member akan menjalani hidup yang bahagia dan luar biasa berkat kebijaksanaan yang diperoleh di masa itu. Tujuannya bukan hanya uang atau popularitas, melainkan kebijaksanaan. Ia hanya merasa, popularitas dan uang itu bisa menyusul nantinya.
3. Merokok yang Membuatnya Sulit Menari

Pada 2017, J.Y Park memberikan arahan khusus untuk para trainee di program survival Stray Kids. Ia membahas berbagai kualitas yang dibutuhkan dan penting untuk diingat. Ia menekankan pentingnya sikap kejujuran, kesetiaan, dan kerendahan hati untuk calon artisnya saat itu.
Selain itu, J.Y Park menjelaskan bahwa ia juga paling menyesali kebiasaannya merokok di masa lalu. Ia percaya, pengalaman buruk lainnya telah memungkinkannya untuk mempelajari sesuatu. Namun, merokok hanyalah sebuah kerugian bagi dirinya.
Penyesalan itu muncul karena J.Y Park ingin selalu bisa menari dengan baik. Ia sadar, merokok bisa membuat tubuhnya susah mengimbangi gerakan tari tertentu. Ia merasa, tiap artis perlu menjaga kesehatan tubuh dengan baik agar bisa mengekspresikan diri dalam kondisi terbaik.
Kesimpulan
J.Y Park telah menyesali berbagai hal dari masa lalu. Bahkan, ada pilihannya yang dianggap teramat merugikan untuk dirinya sendiri maupun kariernya. Meskipun begitu, dia juga cukup reflektif dengan menjadikan kesalahan masa lalu sebagai pelajaran agar tak mengulanginya lagi.





