3 Wanita Paling Berpengaruh: Melania Trump dan Perang Pakistan-Afghanistan

Aa1xeyfd
Aa1xeyfd

Berita
Top 3 Dunia
pada Jumat 27 Februari 2026 diawali oleh Melania Trump yang akan memimpin sidang Dewan Keamanan PBB pekan depan, menjadi momen penting dalam sejarah karena ini adalah pertama kalinya seorang Ibu Negara Amerika Serikat yang masih menjabat mengambil peran diplomasi tersebut.
Di urutan kedua, Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif pada Jumat 27 Februari 2026 menyatakan “perang terbuka” terhadap pemerintah Afghanistan setelah pesawat-pesawat Pakistan melakukan serangan pada dini hari di Kabul dan provinsi-provinsi selatan Kandahar dan Paktika.
Sementara itu, di urutan ketiga, Amerika Serikat menuntut Iran untuk membongkar fasilitas pengembangan nuklir utamanya dan menyerahkan semua stok uranium diperkaya yang dimiliki kepada Washington dalam kesepakatan yang tidak akan kedaluwarsa, berdasarkan laporan media AS.

Berita Top 3 Dunia Selengkapnya

1. Melania Trump Akan Pimpin Sidang DK PBB Pekan Depan

Melania Trump dijadwalkan memimpin sidang Dewan Keamanan PBB pekan depan, yang menjadi momen pertama dalam sejarah seorang Ibu Negara Amerika Serikat yang masih menjabat mengambil peran diplomasi tersebut.

Kepemimpinan Ibu (Melania) Trump akan menandai pertama kalinya seorang Ibu Negara AS yang masih menjabat memimpin Dewan Keamanan ketika para anggota membahas isu pendidikan, teknologi, perdamaian, dan keamanan.

Sidang bertajuk “Children, Technology, and Education in Conflict” tersebut dijadwalkan berlangsung pada 2 Maret mendatang.

2. Pakistan Deklarasikan Perang terhadap Afghanistan

Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif pada Jumat 27 Februari 2026 menyatakan “perang terbuka” terhadap pemerintah Afghanistan setelah pesawat-pesawat Pakistan melancarkan serangan pada dini hari di Kabul dan provinsi-provinsi selatan Kandahar dan Paktika.

Asif menyatakan bahwa Islamabad telah kehabisan upaya diplomatik, baik secara langsung maupun melalui negara-negara mitra, sebelum beralih ke aksi militer. Ia menuduh Taliban memajukan kepentingan India dan membiarkan wilayah Afghanistan berfungsi sebagai basis bagi kelompok-kelompok bersenjata yang melakukan serangan di dalam Pakistan.

“Kesabaran kami telah habis. Sekarang ini adalah perang terbuka antara kami dan kalian [Afghanistan],” ujar Asif.

3. AS Tuntut Iran Bongkar Fasilitas Nuklir, Serahkan Uranium

Amerika Serikat menuntut Iran untuk membongkar fasilitas pengembangan nuklir utamanya dan menyerahkan semua stok uranium diperkaya yang dimiliki kepada Washington dalam kesepakatan yang tidak akan kedaluwarsa.

Hal tersebut disampaikan dalam tahapan ketiga negosiasi nuklir antara AS dan Iran di Jenewa, Swiss, Kamis, menurut laporan Wall Street Journal, mengutip pejabat seperti dilansir Anadolu.

Delegasi AS disebut menekan Iran supaya menutup tiga fasilitas pengembangan nuklir utamanya di Fordow, Natanz, dan Isfahan, serta menyerahkan semua stok uranium diperkaya yang mereka miliki, diperkirakan sejumlah 10.000 kg, kepada AS.

Pos terkait