Kariernya di Birokrasi Pemprov Kalteng Berakhir, Herson B Aden Tegaskan Tidak Lagi Memegang Jabatan
Setelah mengabdikan diri selama 34 tahun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Ir. Herson B Aden resmi menutup perjalanan karier birokratinya pada 1 Maret 2026. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak lagi memegang atau mengisi posisi baru dalam lingkungan pemerintahan, mengingat statusnya yang telah pensiun.
Herson menjelaskan bahwa ia tetap membantu Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran secara informal. Meski tidak memiliki jabatan struktural, ia tetap berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada pemerintahan daerah dengan cara yang lebih santai dan tanpa tekanan.
“Posisi baru struktural tidak ada karena saya sudah pensiun,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Terkait rencana ke depan, Herson juga menepis spekulasi mengenai kemungkinan melanjutkan kariernya ke dunia politik. Ia menegaskan bahwa saat ini hanya melakukan bantuan-bantuan secara informal kepada Gubernur Kalteng.
“Saya masih bantu Pak Gubernur,” katanya.
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai kapasitas maupun tugas yang dijalankan setelah purna tugas, Herson B Aden memastikan tidak ada penugasan khusus yang melekat. Ia menjelaskan bahwa tugasnya hanya sebatas membantu sesuai kemampuan dan keinginan pribadi.
“Tidak ada tugas spesifik, saya hanya bantu-bantu saja,” jelasnya.
Dengan berakhirnya masa pengabdian tersebut, Herson resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai ASN Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan pangkat terakhir Pembina Utama (IV/e). Dalam pernyataannya, ia menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang terjalin selama masa pengabdian.
“Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas segala bimbingan, dukungan, dan kerja sama yang baik selama ini,” ucapnya.
Herson menutup babak panjang kariernya di birokrasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, sembari tetap membuka ruang kontribusi secara informal bagi pemerintahan daerah. Ia menunjukkan bahwa meskipun telah pensiun, ia tetap ingin berkontribusi dalam bentuk yang lebih fleksibel dan tidak terikat oleh aturan formal.
Penutupan Masa Karier yang Penuh Makna
Perjalanan Herson B Aden sebagai ASN di Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencerminkan dedikasi dan komitmen terhadap pelayanan masyarakat. Selama 34 tahun, ia menjadi bagian dari sistem birokrasi yang kompleks dan dinamis. Kini, dengan pensiun, ia memilih untuk tetap berada di sisi pemerintahan dengan cara yang lebih personal dan tidak terikat oleh struktur jabatan.
Beberapa hal yang bisa dipetik dari pengalaman Herson antara lain:
- Komitmen terhadap pelayanan: Meski telah pensiun, ia tetap bersedia membantu pemerintahan daerah, menunjukkan bahwa dedikasi tidak harus terbatas pada masa jabatan.
- Kesiapan menerima perubahan: Herson menunjukkan sikap terbuka terhadap perubahan, termasuk dalam hal pengambilan keputusan tentang masa depannya.
- Pentingnya hubungan kerja sama: Ia menyampaikan apresiasi terhadap dukungan yang diberikan selama masa pengabdiannya, menekankan pentingnya kerja sama dalam mencapai tujuan bersama.
Dengan penutupan masa karier ini, Herson B Aden meninggalkan jejak yang kuat dalam sejarah birokrasi Kalimantan Tengah. Ia menjadi contoh bahwa pengabdian bisa terus berlanjut bahkan setelah masa jabatan berakhir.





