35 Anggota DPRK Yahukimo Dukung Upaya Bupati Pulihkan Layanan Kesehatan

Vlcsnap 2023 06 05 12h20m45s204
Vlcsnap 2023 06 05 12h20m45s204

Kepemimpinan yang Responsif dan Sinergi Antara Eksekutiv dan Legislatif

Ketua DPRK Yahukimo, Son Bahabol, menegaskan dukungan penuh dari 35 anggota legislatif terhadap langkah Bupati Didimus Yahuli dalam memulihkan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dekai. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga legislatif untuk menjamin keamanan tenaga medis pasca-hambatan operasional melalui pembangunan infrastruktur pengamanan permanen.

Keputusan ini dinilai sangat penting untuk menjaga stabilitas publik di wilayah tersebut. Dengan adanya dukungan penuh dari DPRK, maka keberlanjutan layanan kesehatan menjadi prioritas utama yang tidak dapat diganggu gugat oleh kepentingan apa pun.

Son Bahabol menyatakan bahwa seluruh anggota dewan siap mendukung keputusan Bupati Didimus Yahuli dalam membuka akses pelayanan kesehatan. Ia menilai kehadiran Bupati secara langsung di tengah tenaga medis merupakan bentuk kepemimpinan yang responsif terhadap kelangsungan hidup masyarakat banyak.

Sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi sinyal kuat bahwa stabilitas pelayanan kesehatan di Yahukimo kini menjadi prioritas utama. “Sebagai representasi masyarakat di legislatif, kami sangat mendukung dan apa yang disampaikan Bupati itu kita 100 persen mendukung sepenuhnya,” tegas Son melalui keterangan tertulisnya, Jumat (20/2/2026).

DPRK Yahukimo juga mengapresiasi dialog terbuka yang dibangun Bupati Didimus bersama tokoh agama, tokoh adat, hingga unsur pemuda di fasilitas kesehatan tersebut. Melalui komunikasi dua arah tersebut, Pemkab Yahukimo berhasil menemukan solusi konkret untuk mengaktifkan kembali operasional rumah sakit, puskesmas, dan apotek.

Seluruh anggota legislatif sepakat bahwa pemulihan layanan medis merupakan langkah krusial guna menjamin hak dasar warga dalam mendapatkan pengobatan. “Soliditas antara eksekutif dan legislatif merupakan modal utama dalam menjaga kondusivitas daerah pasca-hambatan operasional,” sebut Son.

Lebih jelas lagi, anggota DPRK Yahukimo memiliki kesepahaman yang sama dalam mengawal bidang kesehatan dan pendidikan. Sebagai wakil rakyat, DPRK Yahukimo menegaskan komitmen mereka untuk melindungi keselamatan nyawa para tenaga medis yang bertugas di garda terdepan.

Perlindungan terhadap pelayan publik dinilai sangat penting agar generasi muda Yahukimo tumbuh menjadi pribadi yang sehat dan cerdas. DPRK juga menolak keras segala bentuk tindakan yang berpotensi memperkeruh keadaan atau memusuhi masyarakat melalui cara-cara yang tidak produktif.

“Orang-orang yang melayani masyarakat harus kita lindungi agar anak-anak kita sehat, pintar, dan bisa bersaing dengan dunia luar,” tegas Son.

Politisi Partai NasDem ini juga mengapresiasi Pemkab Yahukimo yang telah menyiapkan skema pengamanan permanen guna mencegah gangguan pelayanan di masa mendatang. Rencana pembangunan pagar fisik dan pos penjagaan di setiap fasilitas kesehatan serta sekolah akan segera direalisasikan secara bertahap.

Selama masa transisi, aparat keamanan tetap dilibatkan untuk memastikan keamanan tenaga medis dan pasien tetap terjaga secara optimal. Sementara itu, Bupati Didimus Yahuli usai dialog menyatakan bahwa unit layanan darurat seperti IGD tetap beroperasi meski terjadi pembatasan layanan umum.

Kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah dan parlemen ini diharapkan mampu memulihkan kepercayaan publik secara menyeluruh. Langkah konkret pembangunan infrastruktur keamanan menjadi jawaban atas keresahan tenaga kesehatan yang selama ini bertugas dalam situasi tidak menentu.

Pemkab Yahukimo mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga fasilitas negara demi kepentingan bersama dalam jangka panjang. Stabilitas pelayanan publik di Yahukimo kini dengan pengawalan ketat dari seluruh pemangku kepentingan daerah.


Pos terkait