5 bangunan dan 3 kendaraan terbakar, kerugian Rp1 M di Dharmasraya

Kesehatan Mental Perspektif Psikologi Dan Agama
Kesehatan Mental Perspektif Psikologi Dan Agama

Kebakaran Terjadi di Dua Lokasi Berbeda di Kabupaten Dharmasraya

Dalam waktu yang dekat, dua kejadian kebakaran terjadi di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Kedua peristiwa tersebut berlangsung pada hari yang sama, yaitu Senin (2/3/2026), dengan jarak waktu sekitar tiga jam antara satu kejadian dan kejadian lainnya.

Kebakaran pertama dilaporkan pada pukul 00.18 WIB di Jorong Maromou, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung. Selanjutnya, kebakaran kedua terjadi pada pukul 03.27 WIB di kawasan Jorong Lubuk Lesung, Nagari Pulau Mainan, Kecamatan Koto Salak. Kedua lokasi tersebut memiliki kerugian yang cukup besar, yakni sebesar Rp100 juta untuk kebakaran di Pulau Punjung dan sekitar Rp1 miliar untuk kebakaran di Koto Salak.

Proses Pemadaman Berjalan Lancar

Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Dharmasraya, Yunisman, membenarkan adanya dua kejadian kebakaran tersebut. Ia menjelaskan bahwa proses pemadaman berjalan lancar. Mobil pemadam kebakaran dapat segera tiba di lokasi karena akses jalan tidak mengalami gangguan.

“Selama pelaksanaan pemadaman, situasinya berjalan dengan keadaan aman dan kondusif,” ujarnya. Yunisman menambahkan bahwa kebakaran terjadi saat pemilik rumah sedang tertidur. Tetangga kemudian melihat api membesar dan langsung menghubungi petugas damkar.

Kebakaran di Pulau Punjung

Kebakaran pertama terjadi di Jorong Maromou, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung. Regu Pos Damkar Pulau Punjung mendapatkan laporan via telepon dari masyarakat yang melihat api yang sudah membesar di rumah tetangganya. Selanjutnya, lima petugas dan satu unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi kejadian.

Akibat kebakaran ini, dua unit rumah semi permanen dan satu unit sepeda motor hangus terbakar. Api berhasil dipadamkan pada pukul 01.44 WIB. Menurut dugaan sementara, penyebab kebakaran adalah korsleting listrik, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.

Kebakaran di Pulau Mainan

Setelah kebakaran di Pulau Punjung selesai, petugas damkar kembali menerima laporan kebakaran di Kecamatan Koto Salak. Laporan masuk pukul 03.27 WIB, dan dua unit armada dari Pos Damkar Koto Baru serta Pos Blok B langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian. Petugas tiba di lokasi pada pukul 03.55 WIB dan melakukan proses pemadaman hingga selesai pada pukul 05.02 WIB.

Kebakaran ini menghanguskan tiga petak ruko, satu ram timbangan sawit (jembatan timbangan truk), satu unit sepeda motor, dan satu mobil. Dugaan sementara menyebutkan bahwa kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

Tips Menghindari Kebakaran Saat Ramadan

Pada bulan suci Ramadan, sebagian masyarakat memanfaatkan waktu untuk beribadah di masjid atau musala. Karena itu, sejumlah rumah sering dalam kondisi kosong. Yunisman selaku Plt Kepala Satpol PP dan Damkar mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran.

“Himbauan tetap ada, karena selalu disampaikan di masjid setiap salat Subuh, Isya dan Tarawih berjamaah untuk memastikan rumahnya dalam keadaan aman,” ujarnya. Untuk memastikan rumah dalam kondisi aman, warga bisa melakukan pemeriksaan aliran listrik, peralatan elektronik, dan kompor.

“Bisa dengan memeriksa alat-alat yang memakai arus listrik, kalau dapat dicabut jika sedang meninggalkan rumah. Jika terjadi kebakaran bisa langsung dilaporkan ke pos damkar terdekat,” pungkasnya.

Pos terkait