6 Peristiwa Paling Populer Kalbar: Direktur RSUD Pontianak Tertahan di Jeddah

Aa1xoual 2
Aa1xoual 2

Berita Terpopuler Kalimantan Barat: Dari Keterlambatan Penerbangan hingga Kasus Narkoba

PONTIANAK – Beberapa berita terpopuler di Kalimantan Barat (Kalbar) pada periode 3 Maret 2026 hingga 4 Maret 2026 mencakup berbagai topik yang menarik perhatian masyarakat. Berikut adalah enam berita yang paling banyak dibicarakan.

1). Cerita Direktur RSUD Pontianak Utara Tertahan di Jeddah, Tiba-tiba Dicancel Otw ke Bandara



Eskalasi konflik di Timur Tengah memicu kecemasan terhadap pelaksanaan Umrah jemaah asal Indonesia. Sejumlah jamaah Umrah dilaporkan masih tertahan di beberapa negara transit sehingga belum dapat menginjakkan kaki di Tanah Air dalam waktu dekat.

Kondisi ini dialami oleh Direktur RSUD Pontianak Utara, drg. Nuzulisa. Ia dilaporkan masih tertahan di Jeddah setelah penerbangan kepulangannya ke Indonesia dibatalkan akibat konflik tersebut. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran bagi para jemaah Umrah yang ingin kembali ke Tanah Air.

2). Bupati Ontot Hadiri Safari Ramadan di Masjid At-Taqwa Balai Karangan



SANGGAU – Bupati Sanggau Yohanes Ontot menghadiri Safari Ramadhan di Masjid At-Taqwa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Sabtu 28 Februari 2026.

Kehadiran Bupati Sanggau disambut hangat oleh masyarakat setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ormas Islam serta jajaran perangkat desa. Kegiatan Safari Ramadhan ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Dalam sambutannya, Bupati Sanggau Yohanes Ontot menyampaikan bahwa Safari Ramadhan merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Sanggau sebagai bentuk silaturahmi dan kedekatan pemerintah daerah dengan umat muslim. “Sekaligus wujud komitmen bahwa pemerintah hadir tidak hanya dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam pembangunan spiritual masyarakat,” katanya.

3). Polres Ketapang Amankan Pria di Sukaharja, 30 Paket Diduga Sabu dan Ekstasi Disita



KETAPANG – Satuan Reserse Narkoba Polres Ketapang mengamankan seorang pria di Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, setelah ditemukan 30 paket diduga sabu dan dua butir ekstasi di kediamannya pada Rabu 25 Februari 2026 malam.

Pria tersebut diketahui berinisial S (46) dan diamankan oleh pihak kepolisian sekitar pukul 22.00 WIB setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di rumah yang bersangkutan. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan penggerebekan oleh tim Satresnarkoba.

4). Tokoh Masyarakat Minta Polres Sintang Transparan dan Tuntas Ungkap Kasus 59,85 Kg Sabu



SINTANG – Pengungkapan 59,85 kilogram sabu oleh Polres Sintang mendapat perhatian luas dari masyarakat. Tokoh masyarakat Kabupaten Sintang, Zainudin, meminta agar proses penanganan kasus tersebut dilakukan secara transparan dan diusut hingga tuntas.

“Kami masyarakat Sintang meminta Polres Sintang untuk mengusut tuntas dan transparan kasus ini,” tegas Zainudin, menyikapi pengungkapan puluhan kilogram sabu yang saat ini masih dalam proses penyidikan. Ia meminta Kapolres Sintang, AKBP Sanny Handityo, mengungkap secara jelas siapa dalang di balik peredaran narkotika tersebut, dari mana asal sabu, siapa yang membawa, akan dijual ke mana, serta siapa saja yang terlibat di dalam jaringan tersebut.

5). Audit Ungkap Kerugian Negara Rp 999 Juta, Perkara Kades Balai Naik ke Tahap II



TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, SANGGAU – Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Sanggau melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Sanggau, Senin 2 Maret 2026.

Pelimpahan tersebut terkait dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Balai Ingin, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau Tahun Anggaran 2023 dan 2024. Tersangka dalam perkara ini adalah Kepala Desa Balai Ingin berinisial JN, yang diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan anggaran desa.

6). Pria Pura-pura Sholat Lalu Curi Dua HP di Pontianak Selatan, Begini Kronologi dan Modusnya



PONTIANAK – Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak mengungkap modus pencurian di Masjid As-Salam, Jalan Budi Karya, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak pada Selasa 24 Februari 2026 sore WIB.

Seorang pria berinisial DA diamankan dalam kasus ini pada Jumat 27 Februari 2026 pagi lalu. Adapun korban kehilangan dua unit telepon genggam saat melaksanakan ibadah salat. Kasat Reskrim Polresta Pontianak, AKP Ryan Eka Cahya, menerangkan bahwa laporan tersebut diterima pada Selasa, 24 Februari 2026 sekitar pukul 16.00 WIB. “Korban menyadari dua unit handphone miliknya hilang setelah selesai melaksanakan ibadah di masjid,” jelasnya pada Senin, 2 Maret 2026.

Pos terkait