6 rekomendasi film klasik Yasujiro Ozu tentang ayah

Aa1wptt3
Aa1wptt3

Penjelajahan Karakter Ayah dalam Film Yasujiro Ozu

Yasujiro Ozu, sutradara legendaris dari Jepang, dikenal sebagai maestro drama domestik. Namun, yang mungkin tidak banyak diketahui adalah cara uniknya dalam memotret karakter ayah dalam film-filmnya. Dengan latar belakang tahun 1940 hingga 1950-an, tokoh-tokoh ayah dalam karya-karyanya memiliki sifat-sifat khas, seperti sikap stoik, dilema antara tradisi dan modernitas, serta sisi rentan yang diungkapkan secara tersirat.

Berikut ini adalah lima film karya Yasujiro Ozu yang menggambarkan berbagai watak ayah dengan sangat mendalam:

1. There Was a Father (1942)



Film ini mengisahkan hubungan seorang ayah tunggal bernama Shuhei dengan putranya, Ryohei. Awalnya mereka dekat, namun sebuah insiden membuat Shuhei terpukul. Ia memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya sebagai guru, mengirim Ryohei ke sekolah asrama, dan pergi ke ibu kota. Sejak itu, pertemuan keduanya menjadi jarang dan sporadis. Sampai akhirnya, Ryohei dewasa dan Shuhei menyadari pentingnya melakukan sesuatu sebelum ia meninggal.

Genre: Drama keluarga

Pemain: Chisu Ryu, Shuji Sano

2. Equinox Flower (1958)



Equinox Flower menceritakan Wataru Hirayama, seorang ayah otoriter dan patriarkis. Ketika tahu putrinya sudah punya tunangan tanpa berkonsultasi padanya, ia menolak mentah-mentah. Namun, pada saat yang sama, rekan kerjanya meminta dia untuk memediasi konflik antara dirinya dan sang putri. Inkonsistensi ini membuat sang istri turut mempertanyakan alasan Hirayama menolak keinginan putrinya.

Genre: Drama domestik, komedi

Pemain: Shin Saburi, Ineko Arima, Kinuyo Tanaka

3. Tokyo Story (1956)



Tokyo Story menghadirkan Chisu Ryu sebagai tokoh ayah dalam cerita tentang pasangan lansia yang mengunjungi anak-anak mereka di Tokyo. Keempat anak mereka sudah menikah, satu di antaranya meninggal dalam Perang Dunia II. Namun, kunjungan ini justru membawa kesedihan karena kedatangan mereka mengganggu kesibukan anak-anak mereka.

Tokyo Story merupakan cerita khas Jepang dengan dialog yang mencerminkan kecenderungan mereka untuk menyampaikan white-lies demi menjaga perasaan orang lain.

Genre: Drama domestik

Pemain: Chieko Higashiyama, Chisu Ryu, Setsuko Hara

4. Late Spring (1949)



Shukichi, seorang duda, tinggal bersama putrinya, Noriko. Ketika Noriko memasuki usia 27 tahun, tekanan untuk menikah mulai datang. Shukichi tidak memaksa putrinya, tetapi kerabat dan rekan-rekannya aktif mencarikan jodoh untuk Noriko. Saat salah satu calon potensial datang, Shukichi merasa campur aduk antara kehilangan dan kebahagiaan. Perasaan ini digambarkan dengan indah dalam adegan penutup film.

Genre: Drama domestik

Pemain: Chisu Ryu, Setsuko Hara

5. Good Morning (1959)



Dalam film ini, Chisu Ryu berperan sebagai pegawai kantoran sekaligus ayah yang memiliki dua putra. Berlatar tahun 1950-an ketika televisi mulai populer, dua putranya terobsesi menonton TV di rumah tetangga. Namun, gosip miring menimpa tetangga tersebut, membuat mereka tidak bisa menonton. Ayah mereka, yang konservatif, menolak keras permintaan mereka untuk memiliki TV sendiri. Ini memicu konflik dan drama keluarga yang kocak namun hangat.

Genre: Drama keluarga, komedi

Pemain: Chisu Ryu, Keiji Sada, Koji Shitara

6. Tokyo Twilight (1957)



Tokyo Twilight menggambarkan sosok ayah yang penuh kerentanan. Shukichi harus membesarkan dua putrinya tanpa sang istri yang pergi dari rumah dan tak pernah kembali. Fakta ini membuat kedua putrinya menyimpan amarah dan kekecewaan yang termanifestasi dalam keputusan-keputusan mereka ketika dewasa. Tidak seperti film-film Ozu lainnya, Tokyo Twilight lebih suram dan pahit.

Genre: Drama domestik

Pemain: Chisu Ryu, Setsuko Hara, Ineko Arima

Melalui cerita-cerita sederhananya, Yasujiro Ozu berhasil menggambarkan berbagai watak ayah dalam budaya Jepang. Apakah kamu merasa ada yang mirip dengan pengalamanmu? Coba tonton dan rasakan, yuk!

Pos terkait