Dampak Konflik Iran dan AS pada Ibadah Umrah di Kabupaten Bangka
Konflik antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah mulai menimbulkan dampak terhadap pelaksanaan ibadah umrah. Penundaan atau perubahan jadwal penerbangan internasional menjadi salah satu faktor yang memengaruhi rencana keberangkatan dan kepulangan para jemaah. Di Kabupaten Bangka, hal ini juga telah terdokumentasi melalui laporan yang diterima oleh Kantor Kementerian Haji dan Umroh.
Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Bangka, Giapul Prabungga, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima informasi tentang penundaan keberangkatan umrah melalui grup WhatsApp jemaah haji. Menurutnya, ada beberapa jemaah yang menyampaikan bahwa saudara mereka ditunda berangkat karena dampak dari konflik tersebut.
“Kami mendapatkan laporan dari grup WhatsApp jemaah haji. Ada jemaah yang bercerita bahwa saudaranya ditunda berangkat umroh karena dampak perang ini,” ujar Giapul Prabungga kepada , Senin (2/3/2026).
Namun, sampai saat ini, pihaknya belum dapat memastikan siapa saja jemaah umroh yang terkena dampak langsung dari konflik tersebut. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa data jemaah umroh tersimpan di masing-masing travel atau agen penyelenggara umrah.
“Kalau kami hanya memiliki data berdasarkan SISKOHAT (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu). Dari data tersebut, di bulan Februari 2026 tercatat 66 orang yang terdaftar umroh. Tapi kami tidak tahu mana yang sudah berangkat dan pulang, serta mana yang belum,” jelasnya.
Selama bulan Maret 2026 yang baru berlangsung dua hari, tercatat ada 2 orang yang mendaftar umroh. Meskipun demikian, Giapul memperkirakan bahwa kemungkinan ada puluhan orang calon jemaah umroh yang ditunda keberangkatan maupun kepulangannya akibat konflik yang sedang berlangsung.
Pasalnya, seperti tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan ibadah umroh di bulan suci Ramadan menjadi salah satu yang diminati oleh jemaah. “Perkiraan saya mungkin ada puluhan yang ingin melakukan umroh. Apalagi kita tahu bahwa umroh di bulan puasa ini pahalanya seperti berhaji,” tambahnya.
Jika memang terjadi penundaan keberangkatan maupun kepulangan jemaah, urusan mengenai biaya dan lain-lain akan menjadi koordinasi antara pihak-pihak terkait. “Kalau tiket pesawatnya sudah dipesan, mungkin bisa direfund atau seperti apa oleh maskapai. Kalau soal ada tidaknya biaya tambahan, itu nanti tergantung kebijakan dari travel agen masing-masing dengan para jemaah,” imbuhnya.
Dampak Konflik Terhadap Jemaah Umrah
- Penundaan Penerbangan: Konflik antara Iran dan AS menyebabkan penundaan atau perubahan jadwal penerbangan internasional.
- Keterbatasan Data: Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Bangka hanya memiliki data berdasarkan SISKOHAT, sehingga sulit untuk mengetahui jumlah pasti jemaah yang terpengaruh.
- Perkiraan Jumlah Jemaah: Diperkirakan ada puluhan jemaah yang ditunda keberangkatan maupun kepulangan akibat situasi yang tidak stabil.
- Pemrosesan Biaya: Jika ada penundaan, biaya tambahan atau pengembalian dana akan diatur oleh maskapai dan agen penyelenggara umrah.





