JAKARTA – Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, banyak orang mencari cara untuk meningkatkan sistem imun tubuh, salah satunya dengan mengonsumsi vitamin C. Vitamin C sendiri dapat ditemukan di berbagai makanan. Buah lemon sering jadi pilihan karena dikenal sebagai salah satu buah yang memiliki kandungan vitamin C yang tinggi.
Lemon kaya akan vitamin C, dengan satu buah lemon utuh yang sudah dikupas mengandung sekitar 31 miligram, atau 34% dari Nilai Harian (AKG). Asupan vitamin C sehari-hari penting, tidak hanya untuk kekebalan sistem imun tubuh, tapi juga untuk kesehatan kulit.
Tidak hanya lemon, berikut ini beberapa makanan yang mengandung vitamin C bahkan lebih tinggi dari lemon:
Makanan Kaya Vitamin C
-
Jambu Biji
Vitamin C: 376 mg
Ukuran saji: 1 cangkir
Buah tropis ini merupakan salah satu sumber vitamin C terbaik, mengandung lebih dari 400% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) dalam satu cangkir saji.
Kandungan vitamin C yang tinggi pada jambu biji, bersama dengan pati resistennya, dapat membantu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dengan mendorong pertumbuhan bakteri sehat di saluran pencernaan. Vitamin C juga mendukung:- Pengelolaan diabetes
- Pengaturan tekanan darah
- Menurunkan peradangan
-
Kiwi
Vitamin C: 134 mg
Ukuran saji: 1 cangkir
Mengonsumsi secangkir buah kiwi akan memberikan Anda hampir 150% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) vitamin C. Buah ini dikenal karena manfaat anti-inflamasi dan perlindungan terhadap penyakit.
Sebuah studi menemukan bahwa orang dengan kadar vitamin C rendah yang mengonsumsi dua buah kiwi setiap hari mengalami hal berikut:- Tidak mudah lelah
- Suasana hati yang lebih baik
- Kesehatan tubuh keseluruhan yang lebih baik
Kiwi juga kaya akan serat dan enzim lain yang dapat mendukung kesehatan pencernaan dan mengatur pergerakan usus.
-
Mangga
Vitamin C: 60 mg
Ukuran saji: 1 cangkir
Satu cangkir mangga mengandung 136% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) untuk vitamin C. Mangga juga kaya akan antioksidan lain seperti beta-karoten, yang dapat mendukung kesehatan mata.
Pertimbangkan untuk memilih mangga varietas merah (bukan kuning) jika Anda mencari manfaat antioksidan dan anti-inflamasi yang lebih kuat. -
Pepaya
Vitamin C: 88 mg
Ukuran saji: 1 cangkir
Selain vitamin C (sekitar 100% dari AKG), pepaya kaya akan vitamin E, B, magnesium, dan kalium. Beberapa manfaat kesehatan pepaya meliputi:- Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
- Mengatur fungsi saraf
- Melindungi dari stres oksidatif pada tingkat sel
Penelitian menunjukkan bahwa vitamin C dan sifat antioksidan lainnya dalam buah ini dapat mendukung kesehatan jantung dengan mengatur kadar gula darah dan kolesterol, serta menawarkan manfaat anti-penuaan, anti-inflamasi, dan penyembuhan luka.
-
Kubis Brussel (Brussel Sprout)
Vitamin C: 75 mg
Ukuran saji: 1 cangkir
Karena merupakan sayuran, Anda mungkin berpikir bahwa kubis Brussel tidak mengandung lebih banyak vitamin C daripada lemon. Namun, ternyata satu cangkir sayur yang sedang ngetren dalam sajian salad ini menawarkan 83% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) vitamin ini.
Sayuran silangan ini juga mengandung folat dan antioksidan lainnya yang dapat membantu:- Melindungi dari kerusakan sel
- Mengurangi peradangan
- Mencegah perkembangan kanker
-
Jeruk
Vitamin C: 96 mg
Ukuran saji: 1 cangkir
Bukan rahasia lagi bahwa buah-buahan sitrus seperti jeruk juga menawarkan vitamin C dalam jumlah melimpah. Satu cangkir jeruk menyediakan 106% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG).
Selain manfaat vitamin C untuk sistem kekebalan tubuh, jeruk juga mendukung tingkat hidrasi dengan kandungan airnya yang tinggi. -
Brokoli
Vitamin C: 81 mg
Ukuran saji: 1 cangkir
Satu cangkir brokoli mentah yang dicincang akan memberikan 90% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) vitamin C.
Karena merupakan sayuran silangan, brokoli juga memiliki manfaat untuk kesehatan jantung. Brokoli dapat membantu mengurangi risiko terkena beberapa jenis kanker.
Asupan vitamin C yang direkomendasikan bergantung pada beberapa faktor, termasuk jenis kelamin dan usia. Meskipun jarang ada orang yang kekurangan vitamin C, tetap penting untuk memastikan Anda mendapatkan cukup nutrisi ini setiap hari. Usahakan untuk mengonsumsi sebagian besar sumber vitamin C mentah atau segar, seperti buah dan sayuran, karena kandungan vitamin C dalam makanan dapat berkurang karena panas dari memasak dan penyimpanan jangka panjang.
Selain itu, periksa label produk untuk melihat apakah makanan dan minuman kemasan diperkaya dengan vitamin C, yang dapat membantu meningkatkan asupan harian Anda. Pertimbangkan juga untuk mengonsumsi suplemen vitamin C atau multivitamin jika Anda merasa mungkin tidak mendapatkan cukup vitamin C melalui makanan. Namun, perlu diingat bahwa suplemen vitamin C dapat mengganggu pengobatan tertentu, jadi konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum menambahkannya ke dalam suplemen harian Anda.




