7 Skandal Medis Cheum Terungkap di Akhir Bloody Flower, Mengerikan!

Aa1vygnu
Aa1vygnu

Latar Belakang Lee Woo Gyeom dalam Drakor Bloody Flower

Dalam drama Korea Bloody Flower, karakter utama Lee Woo Gyeom (diperankan oleh Ryeo Un) berhasil membuktikan bahwa darahnya memiliki kemampuan untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Hal ini membuat pengadilan memutuskan untuk memberikan hukuman mati bersyarat, di mana Lee Woo Gyeom harus mengabdikan dirinya untuk menyembuhkan pasien-pasien dengan kondisi kritis yang tidak bisa disembuhkan.

Setelah putusan tersebut, lembaga medis Cheum ditunjuk sebagai tempat di mana Lee Woo Gyeom akan menjalani tugasnya. Awalnya, pusat medis ini tampak seperti institusi dermawan yang memberikan fasilitas nyaman bagi Lee Woo Gyeom agar bisa tinggal dan bekerja secara efisien. Namun, ternyata ada niat tersembunyi di balik tindakan mereka.

Skandal yang Terungkap di Akhir Bloody Flower

Beberapa skandal besar yang melibatkan pusat medis Cheum akhirnya terungkap di akhir drama Bloody Flower. Berikut adalah beberapa poin penting yang terungkap:

  • Pusat medis Cheum telah melakukan eksperimen pada manusia secara ilegal sejak kepemimpinan pertama Chae Jeong Hoon.

  • Eksperimen dilakukan tanpa persetujuan subjek penelitian, termasuk menciptakan obat yang mampu menyembuhkan segala penyakit.

  • Salah satu korban eksperimen adalah Lee Woo Gyeom sendiri. Saat ia koma akibat kecelakaan mobil, ia justru dijadikan subjek penelitian oleh pusat medis Cheum.

  • Tidak hanya Lee Woo Gyeom, pusat medis Cheum juga bertanggung jawab atas kematian 233 orang akibat kegagalan eksperimen mereka.

  • Selain itu, Chae Jeong Soo (diperankan oleh Kwon Soo Hyun) juga menghabisi nyawa Hye Ju, ibu dari Lee Woo Gyeom, yang berusaha mengungkap kecurangan pusat medis Cheum.

  • Untuk menutupi eksperimen ilegalnya, pusat medis Cheum menyuap jaksa Oh Hyeon Deuk yang menangani kasus tersebut.

  • Tidak hanya jaksa, pusat medis Cheum juga menyuap detektif kepolisian Min Chul yang menangani kasus kematian Hye Ju.

Ambisi yang Menghancurkan

Pusat medis Cheum memiliki obsesi kuat untuk menciptakan obat yang mampu menyembuhkan segala penyakit. Namun, ambisi ini membuat Chae Jeong Hoon dan Chae Jeong Soo menghalalkan segala cara dalam prosesnya. Pasien yang berharap mendapatkan perawatan justru dijadikan subjek penelitian secara sepihak. Bahkan, Lee Woo Gyeom sendiri memiliki mutasi darah penyembuh karena menjadi korban eksperimen tersebut.

Di akhir cerita, Chae Jeong Soo akhirnya dituntut oleh jaksa Cha Yi Yeon atas segala kejahatannya. Kekejaman yang dilakukan oleh pusat medis Cheum sangat luar biasa, sehingga menimbulkan banyak pertanyaan tentang etika dan moral dalam dunia medis.

8 Karakter yang Terlibat Eksperimen Ilegal Chaeum di Bloody Flower Apakah Lee Woo Gyeom Masih Hidup di Ending Drakor Bloody Flower?

Pos terkait