8 Jam Lagi, Bulan Tenggelam di Langit Sumatera

Image 750x 64869e51211da
Image 750x 64869e51211da

Fenomena Gerhana Bulan Total yang Akan Terjadi Hari Ini

Masyarakat Indonesia akan kembali menyaksikan fenomena langka, yaitu Gerhana Bulan Total pada hari ini (3/3/2026). Fenomena ini dipastikan dapat diamati oleh seluruh masyarakat tanah air tanpa memerlukan alat bantu khusus. BMKG menyebutkan bahwa gerhana bulan ini akan terlihat jelas di semua zona waktu di Indonesia.

Gerhana Bulan Total terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus. Dalam kondisi tersebut, Bulan sepenuhnya masuk ke dalam umbra atau bayangan inti Bumi. Pada fase ini, Bulan akan tampak berwarna merah, sebuah fenomena yang dikenal sebagai blood moon. Warna merah ini muncul akibat hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi, di mana cahaya biru lebih banyak tersebar, sedangkan cahaya berwarna merah tetap diteruskan hingga mengenai permukaan Bulan.

Fenomena ini akan berlangsung selama beberapa jam, memberi kesempatan bagi masyarakat untuk mengamatinya dari awal hingga akhir. Berikut adalah rincian waktu kejadian Gerhana Bulan Total:

  • 15:44 WIB: Gerhana Bulan masuk bayangan penumbra (bayangan semu Bumi).
  • 16:50 WIB: Gerhana Bulan masuk bayangan umbra (bayangan inti Bumi).
  • 17:15 WIB: Persiapan mulai membaca istigfar, dan gema takbir sebanyak-banyaknya, mengagungkan Asma Alloh.
  • 17:30 WIB: Gema Takbir.
  • 18:15 WIB: Gema Adzan Magrib untuk daerah Bandung, dan sekitarnya (daerah lain menyesuaikan dengan jadwal dari Kemenag/BHR/MUI), dan berbuka puasa.
  • 18:20 WIB: Sholat Magrib.
  • 18:30 WIB: Melanjutkan Gema Takbir.
  • 18:35 WIB: Gerhana Bulan masuk fase puncak/maksimal total/ bulan berwarna merah-gelap.
  • 18:35 WIB: Semakin memperbanyak gema takbir hingga menjelang isya, agar diberikan keselamatan.
  • 19:20 WIB: Gema Adzan Isya untuk daerah Bandung, dan sekitarnya (daerah lain menyesuaikan jadwal).
  • 19:25 WIB: Sholat Isya.
  • 19:35 WIB: Sholat Gerhana Bulan.
  • 19:40 WIB: Khutbah Gerhana (isi ringkas, padat).
  • 19:45 WIB: Sholat Tarawih, dan Witir.
  • 20:17 WIB: Gerhana lepas bayangan umbra (bayangan inti Bumi).
  • 20:25 WIB: Do’a, melanjutkan takbir hingga bulan bercahaya purnama intensitas 100 persen kembali.
  • 21:23 WIB: Gerhana lepas bayangan penumbra (bayangan semu Bumi).

Selain Indonesia, fenomena ini juga dapat diamati dari kawasan Amerika, Australia, serta sebagian besar wilayah Asia Timur, Asia Tenggara, dan Asia Tengah. Gerhana Bulan Total menjadi salah satu dari empat peristiwa gerhana yang terjadi sepanjang 2026, terdiri atas dua gerhana Bulan dan dua gerhana Matahari.

Peristiwa pada awal Maret ini menjadi yang paling dinantikan karena bisa diamati langsung tanpa alat bantu khusus. Masyarakat juga dapat menyaksikan siaran langsung melalui laman resmi BMKG di gerhana.bmkg.go.id.


Pos terkait