9 ASN Pemkab Gowa Lulus Seleksi Komcad

64dcd538696e5 Wako Hendri Usai Apel Penerimaan Kembali Asn Pemko Padang Lulus Komcad Padang 2
64dcd538696e5 Wako Hendri Usai Apel Penerimaan Kembali Asn Pemko Padang Lulus Komcad Padang 2

Pemerintah Mulai Latih ASN Jadi Komponen Cadangan

Pemerintah pusat sedang mempersiapkan pelatihan bagi 4.000 aparatur sipil negara (ASN) untuk menjadi bagian dari Komponen Cadangan (Komcad). Program ini merupakan bagian dari upaya penguatan sistem pertahanan negara yang berbasis sumber daya manusia. Inisiatif ini diinisiasi oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan melibatkan kerja sama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi.

Komcad ASN dirancang untuk meningkatkan kesiapsiagaan nasional melalui pola pelatihan semi militer. Para peserta akan diberikan materi tentang pertahanan, kedisiplinan, serta kemampuan dasar militer. Di Kabupaten Gowa, tercatat sebanyak 12 orang ASN atau PPPK mendaftar dan mengikuti tahapan seleksi Komcad.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gowa, Andry Mauritz, menyatakan bahwa dari jumlah tersebut, sembilan orang dinyatakan lolos seleksi. “Dari 12 orang yang ikut seleksi, sembilan dinyatakan memenuhi syarat dan lolos,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (12/2/2026).

Seleksi berlangsung di Rindam XIV/Hasanuddin yang berlokasi di Jalan Malino, Desa Mata Allo, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa (Pakkatto). Menurut Andry, proses seleksi cukup ketat dan mirip dengan proses penerimaan prajurit TNI. “Tesnya seperti masuk tentara. Ada tes jasmani, rohani, kesehatan, hingga administrasi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa batas usia peserta dapat mengikuti seleksi minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun. Program ini juga merujuk pada Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Nomor B/3176/KTH.00.00.02/BACADNAS tanggal 11 Desember 2025 tentang Rencana Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai Pilot Project Pembentukan Komponen Cadangan (Komcad).

Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menjadi daerah percontohan pembentukan Komcad. Seleksi dan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komcad Provinsi Sulawesi Selatan dijadwalkan berlangsung pada Minggu hingga Jumat, 8–13 Februari 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di Rindam XIV/Hasanuddin, Kabupaten Gowa.

Sehubungan dengan itu, pemerintah daerah diminta menugaskan nama-nama calon peserta sebagaimana terlampir untuk mengikuti kegiatan dimaksud. Adapun biaya akomodasi, konsumsi, dan transportasi selama pelaksanaan kegiatan ditanggung oleh panitia pelaksana.

“Alhamdulillah mereka sudah memasukkan berkas dan mengikuti seleksi di Rindam. Itu artinya mereka memang siap dan mau menjadi bagian dari Komcad,” ucap Andry. Ia menambahkan, untuk jadwal masuk pelatihannya masih menunggu dari Pemprov Sulsel.

Proses Seleksi yang Ketat

Proses seleksi Komcad tidak hanya berfokus pada kondisi fisik, tetapi juga melibatkan penilaian terhadap mental dan kesehatan para peserta. Tes jasmani mencakup latihan fisik seperti lari, angkat beban, dan lainnya. Tes rohani dilakukan untuk menilai kepercayaan dan komitmen peserta terhadap tugas yang akan diemban. Sementara itu, tes kesehatan bertujuan untuk memastikan bahwa peserta dalam kondisi prima secara fisik dan mental.

Selain itu, ada pula pengujian administrasi yang mencakup verifikasi dokumen dan data pribadi peserta. Hal ini dilakukan agar semua peserta memenuhi syarat yang telah ditetapkan. Dengan demikian, hanya peserta yang benar-benar siap dan layak yang akan diterima dalam program ini.

Persiapan Pelatihan Militer

Setelah melewati seleksi, para peserta akan mengikuti pelatihan militer yang diselenggarakan di Rindam XIV/Hasanuddin. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dasar militer, termasuk cara menggunakan senjata, taktik pertahanan, dan manajemen tim. Selain itu, peserta juga akan diajarkan tentang disiplin, tanggung jawab, serta kekompakan dalam menjalankan tugas.

Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan dan kemampuan para peserta dalam mendukung sistem pertahanan negara. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keamanan dan stabilitas bangsa.

Peran Pemerintah Daerah

Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memfasilitasi peserta Komcad. Mereka diminta untuk menugaskan nama-nama calon peserta sesuai dengan rekomendasi yang diberikan. Selain itu, pemerintah daerah juga bertanggung jawab dalam memastikan kelengkapan berkas dan administrasi peserta.

Biaya akomodasi, konsumsi, dan transportasi selama pelaksanaan kegiatan ditanggung oleh panitia pelaksana. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa peserta dapat fokus pada pelatihan tanpa harus khawatir dengan biaya hidup selama masa pelatihan.

Tantangan dan Harapan

Meski proses seleksi dan pelatihan tergolong ketat, banyak peserta yang antusias mengikuti program ini. Mereka menyadari bahwa menjadi bagian dari Komcad adalah kesempatan untuk berkontribusi dalam menjaga keamanan negara. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi ajang pengembangan diri dan meningkatkan keterampilan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan adanya program ini, diharapkan dapat memperkuat semangat nasionalisme dan rasa tanggung jawab di kalangan ASN. Semoga pelatihan ini dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang maksimal dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang siap mendukung sistem pertahanan negara.

Pos terkait