Peringati 6 Tahun Kepergian Ashraf Sinclair, BCL Kembali Berziarah ke Makam
Sudah enam tahun berlalu sejak kepergian Ashraf Sinclair pada 18 Februari 2020 lalu. Meski waktu terus berjalan, rasa rindu dan kenangan tentang suami tercinta masih terasa dalam hati Bunga Citra Lestari atau yang akrab disapa BCL. Ia tetap menjalani tradisi rutin untuk mengunjungi makam almarhum suaminya bersama keluarga besar. Kali ini, kegiatan ziarah dilakukan tepat satu hari sebelum Ramadhan 2026 tiba.
Kegiatan Ziarah yang Penuh Makna
BCL tidak pernah melewatkan kesempatan untuk memberikan doa bagi mendiang Ashraf. Kegiatan ini juga menjadi momen penting bagi keluarga besar untuk merayakan peringatan keenam kematian Ashraf. Seperti biasanya, ia ditemani oleh putranya, Noah, serta suaminya saat ini, Tiko Aryawardana. Mereka semua hadir untuk menyampaikan doa dan penghormatan kepada Ashraf.
Beberapa poin penting dari kegiatan ziarah ini antara lain:
-
BCL rutin datang berziarah ke makam suami. Seperti saat menjelang Ramadhan tahun 2026 ini
-
Kali ini tepat memperingati 6 tahun kepergian Ashraf Sinclair. Ashraf berpulang pada 18 Februari 2020 lalu
-
Sang putra yang sudah semakin dewasa terlihat begitu tegar saat berada di samping pusara sang ayah
-
Noah menjadi salah satu yang menguatkan BCL saat terpuruk atas kepergian sang suami
-
Kali ini BCL datang bersama keluarga besarnya. Ada sosok ibu dan ayah BCL yang ikut mendoakan
-
Mereka tampak berdoa di kompleks pemakaman Ashraf. Terlihat begitu tenang dan teduh
-
Meski sudah berpulang cukup lama, tapi sosok Ashraf masih melekat di hati keluarga besar BCL
-
Suami BCL saat ini, Tiko dengan setia menemani saat berkunjung ke makam mendiang Ashraf
-
Bunga pun seolah menyapa sekaligus berpamitan kepada Ashraf. Ia terlihat begitu tegar!
Kehadiran Noah dan Tiko
Noah, putra BCL dan Ashraf, tampak lebih dewasa dari sebelumnya. Ia menunjukkan keteguhan dan rasa cinta yang mendalam terhadap ayahnya. Sementara itu, Tiko juga turut serta dalam kegiatan ini. Ia memberikan dukungan emosional dan fisik kepada BCL, seperti yang selama ini ia lakukan.
Kehadiran keluarga besar BCL dalam acara ziarah ini menunjukkan bahwa kehilangan Ashraf tidak hanya dirasakan oleh BCL sendiri, tetapi juga oleh seluruh anggota keluarga. Mereka saling mendukung dan menjaga keharmonisan hubungan meskipun dalam suasana duka.
Rindu yang Tak Pernah Hilang
Meski telah enam tahun berlalu, sosok Ashraf Sinclair masih hidup dalam ingatan dan hati keluarga BCL. Setiap kali mereka berkunjung ke makam, rasa rindu itu kembali muncul. Namun, mereka juga menemukan kekuatan dan kedamaian dalam doa dan peringatan tersebut.
BCL terlihat sangat tegar dalam menghadapi masa-masa sulit ini. Ia tidak hanya bertahan, tetapi juga menjadi contoh bagi orang-orang di sekitarnya. Dengan bantuan keluarga dan kerabat, ia mampu melanjutkan perjalanan hidupnya dengan penuh harapan dan kepercayaan.





