AC Milan Kehilangan Kapten Amerika, Ke Mana Gol dan Assist Christian Pulisic?

Aa1tqatq
Aa1tqatq



Ketajaman Christian Pulisic yang mulai menurun menjadi salah satu tantangan besar bagi AC Milan dalam upaya meraih posisi empat besar klasemen Liga Italia musim 2025-2026. Performa gelandang asal Amerika Serikat ini sebelumnya menjadi tulang punggung tim, tetapi kini terlihat tidak lagi secerdas dulu.

Pada laga melawan Cremonese di Stadion Giovanni Zini, Minggu (1/3/2026), AC Milan tampil cukup monoton dan membutuhkan waktu 90 menit untuk membuka skor. Gol pertama dicetak oleh Strahinja Pavlovic, seorang bek, sementara Rafael Leao mencetak gol kedua di menit ke-90+4. Namun, gol tersebut terjadi setelah Cremonese melakukan peningkatan tekanan di akhir pertandingan.

Kemampuan Milan dalam mencetak gol menjadi perhatian utama belakangan ini. Dalam 10 pertandingan terakhir sejak pergantian tahun, I Rossoneri hanya mampu mencetak gol di babak pertama sebanyak 3 kali. Hal ini sejalan dengan penurunan kontribusi Christian Pulisic, yang sebelumnya sangat vital dalam serangan tim.

Sebelum Tahun Baru, Pulisic tampil luar biasa. Dalam 17 pertandingan pertama di Liga Italia, ia mencatatkan 8 gol dan 2 assist. Kehadirannya membantu Milan mencetak gol lebih cepat di babak pertama, seperti dalam laga melawan Udinese (3-0), Napoli (2-1), dan Hellas Verona (3-0).

Namun, sejak awal tahun, performa Pulisic mulai menurun. Terakhir kali ia mencetak gol adalah pada 28 Desember 2025. Setelah itu, ia menjalani sembilan pertandingan tanpa menyumbangkan gol maupun assist. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran, mengingat AC Milan akan menghadapi beberapa laga penting melawan Inter Milan, Napoli, Juventus, dan Atalanta—tim-tim yang juga berjuang untuk mendapatkan tiket Liga Champions.

Pulisic memainkan peran penting dalam kemenangan Milan atas Inter dan Napoli di pertemuan pertama. Namun, saat ini, pelatih Massimiliano Allegri mengatakan bahwa ia tidak khawatir. Menurut Allegri, masalah utama Pulisic adalah kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih.

Selama musim ini, Pulisic sering diganggu cedera. Mulai dari cedera hamstring pada Oktober-November, masalah otot di November-Desember, hingga bursitis yang dialaminya bulan lalu. Meskipun demikian, Allegri yakin bahwa pemainnya hanya butuh waktu untuk kembali ke kondisi optimal.

“Leao, Pulisic, dan Christopher Nkunku sangat bagus dalam hal teknik,” ujar Allegri.

“Ketika Anda memiliki mereka semua, yang perlu dilakukan hanya membuat mereka tersedia untuk tim dan semuanya akan baik-baik saja.”

“Pulisic mulai kembali ke kebugaran penuh,” pungkas sang allenatore.

Pos terkait