Persiapan Putri Kusuma Wardani di All England Open 2026
Putri Kusuma Wardani, pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, telah memberikan pernyataan mengenai persiapan dirinya menjelang kompetisi All England Open 2026. Kompetisi bergengsi ini akan menjadi tantangan berat bagi atlet-atlet bulu tangkis Indonesia, termasuk Putri yang akan tampil dalam ajang tersebut.
Tim bulu tangkis Indonesia sudah memulai perjuangan mereka di All England Open 2026. Salah satu nama yang akan bertarung adalah Putri Kusuma Wardani, yang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kesempatan ini. Meski begitu, ia tetap menjaga kewaspadaan dan tidak terlalu berlebihan dalam menyikapi pertandingan.
Menjelang kompetisi, Putri mengakui bahwa proses adaptasi di negara Inggris berjalan cukup lancar. Ia mengatakan bahwa hingga saat ini, tidak ada kendala signifikan dalam penyesuaian kondisi. “Sejauh ini alhamdulillah tidak ada kendala apapun, semua sehat,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa meskipun awalnya agak sulit untuk beradaptasi, namun setelah beberapa hari, keadaan mulai membaik. “Sama seperti di Eropa pada umumnya, mungkin hari-hari awal-awal kemarin saja yang masih agak-agak penyesuaian tapi dari kemarin sampai hari ini sudah cukup baik,” tambahnya.
Selama berada di Inggris, latihan yang dilakukan lebih fokus pada cara bermain karena sudah tahu lawan-lawannya. “Jadi pelatih lebih ke antisipasi-antisipasi dari kebagusan lawan dan apa yang harus dilakukan,” jelas Putri.
Meskipun sangat antusias bisa tampil di All England Open 2026, Putri tetap menjaga pikiran dan mood agar tetap stabil. “Sangat excited yang pasti bisa ke All England lagi tapi tidak boleh terlalu berlebihan juga karena nggak baik,” katanya.
Putri juga menjelaskan bahwa ia lebih fokus belajar dari kelebihan dan kelemahan lawan-lawannya. Dengan catatan pertemuan yang belum sepenuhnya menguntungkan, ia mengakui bahwa lawan-lawannya tidak bisa diremehkan.
Jika tidak ada perubahan dalam pengundian (drawing) All England, Putri akan berhadapan dengan wakil Denmark, Mia Blichfeldt. Meskipun tidak masuk dalam kategori unggulan, Blichfeldt bukan lawan yang mudah. Dalam catatan pertemuan, Putri hanya menang sekali dan kalah dua kali dari Blichfeldt.
Dengan catatan ini, Putri jelas harus waspada dalam menghadapi lawan asal Denmark tersebut. Di sisi lain, langkah Putri tampaknya tidak akan mudah di kompetisi kali ini. Jika berhasil melewati Blichfeldt dan satu lawan lagi, Putri berpotensi bertemu An Se-young di babak perempat final.





