Air Keruh, PKM Unsam Langsa Bantu Sediakan Air Bersih di Aceh Tamiang

Aa1xiqvf 1
Aa1xiqvf 1

Tim PKM Tanggap Bencana Unsam Berikan Bantuan Filter Air Bersih ke Polindes Kampung Kaseh Sayang

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Bencana Universitas Samudra (Unsam) Langsa kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana. Dalam rangka program pengabdian, tim ini menyalurkan peralatan filter air bersih ke Polindes Kampung Kaseh Sayang, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang. Bantuan ini diberikan sebagai respons atas kondisi air yang tidak layak konsumsi setelah terjadinya banjir bandang di wilayah tersebut pada November 2025.

Program ini dimulai dengan berbagai tahapan penting seperti koordinasi dengan pihak setempat, survei kebutuhan, instalasi alat, hingga uji coba filter air yang dilakukan dari tanggal 23 hingga 26 Februari 2026. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi tenaga kesehatan dan masyarakat sekitar, khususnya di Polindes yang menjadi pusat layanan kesehatan masyarakat setempat.

Bantuan yang diserahkan mencakup peralatan filter air bersih lengkap dengan instalasinya. Penerima bantuan adalah Datok Bustaman dan Bidan Polindes setempat, Anggun Tri Suci, A.Md, Keb. Penyerahan bantuan dilakukan beberapa hari sebelum laporan ini dibuat. Ketua Tim PKM, Munawir, SST, MT, menyampaikan bahwa kegiatan ini mendapat sambutan positif dari perangkat kampung dan bidan setempat. Menurutnya, masyarakat sangat membutuhkan bantuan filter air karena kondisi air yang keruh dan tidak layak pakai setelah banjir bandang melanda.

Bidan yang bertugas di Polindes awalnya memberitahu tim PKM bahwa air di kawasan ini tidak cukup bersih. Bahkan, air di dalam Polindes sendiri terlihat kotor dan keruh. Hal ini menjadi alasan kuat mengapa tim PKM mengambil langkah untuk menyediakan alat filter air yang dapat digunakan secara efektif.

Kegiatan ini juga didukung oleh Universitas Samudra melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Dengan dukungan tersebut, tim PKM dapat melakukan berbagai kegiatan mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan. Munawir mengucapkan terima kasih kepada universitas dan LPPM yang telah mendanai serta memfasilitasi kegiatan PKM ini.

Harapan dari tim PKM adalah dengan adanya filter air yang sudah dipasang dan diuji langsung di lokasi, dapat membantu meningkatkan kualitas air bersih di Polindes. Dengan demikian, petugas kesehatan dan masyarakat sekitar akan memiliki akses yang lebih baik terhadap air bersih, terutama dalam situasi darurat atau bencana.

Beberapa langkah penting yang dilakukan selama kegiatan antara lain:
* Koordinasi dengan perangkat kampung untuk memahami kebutuhan dan kondisi terkini
* Survei kebutuhan dan lokasi untuk menentukan penempatan alat filter air yang optimal
* Instalasi alat filter air sesuai dengan standar dan kebutuhan masyarakat
* Uji coba alat filter air untuk memastikan kinerja dan keandalannya

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Tim PKM Tanggap Bencana Unsam berharap dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat di Kampung Kaseh Sayang. Keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam program ini juga menunjukkan komitmen universitas dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi bencana alam.

Pos terkait