PSIM Yogyakarta Menghadapi Tantangan Tanpa Gelandang Utama
PSIM Yogyakarta akan menghadapi laga yang sangat menantang dalam pekan ke-24 Super League 2025/2026. Tim asal Yogyakarta tersebut dijadwalkan bertandang ke markas Semen Padang FC di Stadion GOR H. Agus Salim, Rabu (4/3) malam. Namun, mereka datang dengan kondisi yang tidak ideal karena kehilangan gelandang andalan mereka, Ze Valente.
Ze Valente, pemain asal Portugal, dipastikan absen dalam pertandingan ini akibat akumulasi kartu kuning. Pada laga pekan ke-23 melawan PSBS Biak, Jumat (27/2), ia kembali menerima kartu kuning yang membuat total koleksinya menjadi tujuh sepanjang musim ini. Sesuai regulasi kompetisi, Ze harus menjalani sanksi larangan bermain satu laga.
Kehilangan Ze Valente
Ze Valente mengakui bahwa absennya dirinya dalam laga penting ini adalah sesuatu yang tak bisa dihindari. Ia menyebut situasi tersebut sebagai bagian dari risiko yang sering terjadi di lapangan. “Mengenai pertandingan selanjutnya, saya memang harus absen. Terkadang kita tidak bisa mengontrol segala sesuatu di atas lapangan. Saya mendapat tambahan kartu kuning saat melawan PSBS dan harus menepi,” ujarnya.
Meski begitu, Ze mencoba melihat sisi positif dari hukuman tersebut. Jadwal padat kompetisi membuat kondisi fisik pemain terkuras, dan jeda ini dinilainya bisa menjadi kesempatan untuk memulihkan kebugaran. “Ini bisa jadi momen bagus untuk sedikit beristirahat dan memulihkan kondisi hingga 100 persen untuk pertandingan kandang melawan Persijap Jepara pada 11 Maret. Laga itu juga penting bagi kami,” tegasnya.
Tanggapan Pelatih PSIM
Absennya Ze Valente tentu menjadi perhatian tersendiri bagi pelatih PSIM, Jean-Paul Van Gastel. Namun, arsitek asal Belanda itu memilih tetap tenang. Ia menilai kedalaman skuad yang dimiliki timnya cukup untuk menutup kekosongan di lini tengah. “Ze harus menjalani skorsing. Namun, kami punya kedalaman skuad yang bagus. Saya pikir kami bisa memasukkan pemain lain. Itu bukan masalah,” kata Van Gastel.
Menurutnya, situasi seperti ini sudah diantisipasi sejak awal musim. Ia selalu menekankan kepada seluruh pemain, termasuk yang jarang tampil untuk siap ketika dibutuhkan. “Memang tidak nyaman jika salah satu pemain utama tidak tersedia. Tapi, saya selalu menekankan kepada pemain lain agar siap kapan pun tim membutuhkan,” ujarnya lagi.
Prediksi Laga Berat
Laga tandang ke Padang diprediksi berlangsung ketat. Semen Padang tentu ingin memanfaatkan dukungan publik sendiri, sementara PSIM berambisi menjaga konsistensi di papan klasemen. Tanpa Ze Valente, ujian kedalaman skuad Laskar Mataram benar-benar akan terlihat di Stadion GOR H. Agus Salim.
Kesiapan Pemain Lain
Van Gastel yakin bahwa pemain-pemain lain di PSIM memiliki kemampuan untuk menggantikan peran Ze Valente. Ia telah melakukan evaluasi terhadap pemain-pemain cadangan dan percaya bahwa mereka dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pertandingan ini. Dengan strategi yang matang, pelatih berharap timnya mampu meraih hasil maksimal meskipun tanpa kehadiran sang gelandang andalan.
Tantangan untuk Kedalaman Skuad
Pertandingan ini menjadi ujian berat bagi kedalaman skuad PSIM. Meski kehilangan Ze Valente, tim tetap memiliki opsi lain untuk mengatur alur permainan. Van Gastel berharap para pemain mampu menunjukkan performa terbaik mereka dan membawa pulang poin penting dari pertandingan ini.





