Peta persaingan dalam nomor ganda campuran All England Open 2026 kembali menunjukkan jalur yang berat bagi pasangan Indonesia, Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.
Jafar/Felisha dihadapkan pada tantangan besar sejak babak awal turnamen. Mereka harus menghadapi ganda campuran Thailand, Pakkapon Teeraratsakul dan Sapsiree Taerattanachai. Jika mampu melewati ujian pertama ini, pasangan Indonesia akan menghadapi lawan yang tidak kalah tangguh, yaitu ganda campuran Denmark, Mathias Christiansen dan Alexandra Boje.
Setelah itu, Jafar/Felisha berpeluang bertemu dengan ganda campuran Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei. Pasangan Malaysia ini menjadi salah satu unggulan terkuat dalam turnamen BWF World Tour Super 1000 ini.
Chen/Toh, yang merupakan unggulan keempat, tampak sangat percaya diri untuk melaju hingga babak semifinal. Mereka tidak meremehkan rintangan dari babak pertama hingga perempat final, termasuk kemungkinan menghadapi Jafar/Felisha.
Secara rekor pertemuan, Jafar/Felisha selalu kalah dari Chen/Toh dalam tujuh pertandingan sebelumnya. Meskipun demikian, Jafar/Felisha tetap memiliki peluang untuk membuktikan kemampuan mereka di lapangan.
Selain itu, Chen/Toh juga membidik laga semifinal dengan mengincar unggulan kesatu asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping. Toh Ee Wei menyatakan bahwa pasangan Indonesia harus tampil maksimal jika ingin menghadapi Chen/Toh.
“Kami tidak bisa mengalahkan mereka dengan mudah. Di peringkat 10 besar, ada empat atau lima pasangan China,” ujarnya.
“Mereka berlatih bersama dan intensitas latihan mereka sangat tinggi. Kami perlu menghasilkan sesuatu yang luar biasa,” tambah Toh.
Di sisi lain, pasangan China juga memberikan penghargaan kepada Chen/Toh. Jika mereka berhasil melewati babak semifinal, mereka akan menghadapi pasangan China unggulan kedua, Jiang Zheng Bang/Wei Ya Xin, di babak final.
Wei Ya Xin mengakui bahwa permainan net yang tajam dari Toh Ee Wei menciptakan peluang bagi Chen Tang Jie untuk menyerang.
“Saya merasa permainan jaring Ee Wei luar biasa. Dia menciptakan peluang bagi Tang Jie untuk menyerang,” katanya.
Huang Dong Ping, peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, juga menyebut Chen/Toh sebagai salah satu pesaing utama pada tahun ini.
“Untuk tahun ini, saya tidak berpikir pasangan Thailand adalah satu-satunya lawan kami,” ujarnya merujuk pada pasangan peringkat 3 dunia, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran.
“Ada juga Tang Jie/Ee Wei dari Malaysia dan beberapa pasangan Eropa yang perlu kami perhatikan,” tambahnya.
Dengan kompetisi yang semakin ketat, Jafar/Felisha harus siap menghadapi segala tantangan agar bisa menembus babak-babak lebih lanjut di All England Open 2026.





