Ganda Putra Malaysia Berusaha Mencapai Puncak di All England Open 2026
Pada turnamen All England Open 2026 yang akan berlangsung di Birmingham, Inggris, ganda putra terbaik Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, menunjukkan tekad kuat untuk meraih hasil maksimal. Turnamen ini merupakan salah satu ajang bergengsi dalam dunia bulu tangkis, dan akan dimulai pada Selasa (3/3/2026) besok.
Dalam turnamen BWF Super 1000 ini, sektor ganda putra menjadi salah satu yang paling dinantikan karena persaingannya sangat ketat. Malaysia memiliki wakil terbanyak dengan total 8 pasangan yang akan bertanding. Hal ini memberi peluang bagi negara tersebut untuk memperoleh gelar juara.
Kekuatan utama Malaysia tentu berasal dari pasangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik, yang masih menjadi ganda putra terbaik mereka di tingkat dunia. Pasangan peringkat kedua dunia ini akan memulai pertandingan mereka di babak 32 besar dengan menghadapi Chen Zhi Yi/Preasley Smith. Dengan status sebagai unggulan kedua, Chia/Soh memiliki kesempatan yang lebih baik untuk melaju ke babak final.
Chia/Soh juga memiliki modal yang bagus dalam pertemuan dengan lawan mereka. Mereka belum pernah kalah dalam dua pertemuan sebelumnya. Pelatih mereka, Herry Iman Pierngadi atau dikenal sebagai Herry IP, telah membimbing pasangan ini dengan strategi yang tepat, sehingga membuat mereka menjadi salah satu pasangan yang paling diwaspadai.
Tujuan utama Chia/Soh adalah mencapai gelar juara di All England Open 2026. Mereka memiliki riwayat yang baik di turnamen ini, dengan mencapai babak final pada edisi 2019 dan 2024. Namun, hingga saat ini, mereka belum berhasil memenangkan gelar juara.
Aaron Chia menyatakan bahwa All England Open selalu memiliki nuansa istimewa bagi dirinya dan rekan setimnya. Meskipun sudah dua kali masuk ke babak final, mereka belum bisa meraih gelar juara. Oleh karena itu, mereka ingin menjadikan tahun ini sebagai kesempatan emas untuk mewujudkan impian mereka.
“Turnamen All England selalu istimewa bagi kami,” ujar Aaron Chia. “Kami telah bermain di sana selama bertahun-tahun dan mencapai final, tetapi kami belum berhasil meraih gelar juara. Jadi, kami berharap dapat mewujudkan impian kami tahun ini.”
Sementara itu, Soh Wooi Yik juga menegaskan bahwa ia dan Aaron akan memberikan yang terbaik dalam pertandingan. Menurutnya, latihan adalah bagian penting dari persiapan, dan jika mereka mampu mengulangi performa yang sama dalam kompetisi, hasil yang baik akan datang.
Wakil Indonesia di Tunggal Putra
Di sisi lain, Indonesia juga memiliki lima wakil di sektor tunggal putra. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi tumpuan utama dengan status sebagai unggulan kelima. Mereka akan bersaing dengan pasangan independen Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, yang juga berada di pul bawah.
Selain itu, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana dan duet muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga akan berlaga. Sementara itu, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang akan menapaki pul bawah.
Dengan posisi mereka di pul bawah, Rian/Rahmat memiliki peluang untuk bertemu dengan Chia/Soh setidaknya jika mereka mampu bertahan hingga semifinal. Ini bisa menjadi tantangan besar bagi pasangan Indonesia, mengingat Chia/Soh memiliki pengalaman yang cukup matang di turnamen ini.





