Amphuri Jatim: Banyak Jadwal Umrah Dibatalkan Akibat Konflik Iran-Israel-AS

Aa1rwpne 1
Aa1rwpne 1



jatim.

SURABAYA – Sejumlah jadwal penerbangan jemaah umrah dibatalkan akibat serangan militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran yang berdampak pada pembatasan ruang udara di kawasan Jazirah Arab.

Ketua DPD Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Jawa Timur, Mohammad Sufyan Arief mengungkapkan bahwa pembatalan sudah terjadi sejak Sabtu (28/2).

“Mulai keberangkatan yang kemarin Sabtu. Penerbangan jamaah umrah yang transit melalui ini semua (sejumlah rute yang dibatalkan) cancel,” kata Arief, Senin (2/3).

Rute transit yang terdampak antara lain AMM (Amman), KWI (Kuwait), DXB (Dubai), AUH (Abu Dhabi), DOH (Doha), BAH (Bahrain), SVO (Moscow), hingga PEW (Peshawar).

Arief menjelaskan, tidak seluruh penerbangan terdampak. Sejumlah direct flight dari dan menuju Arab Saudi masih beroperasi.

“Untuk pesawat yang direct flight, Alhamdulillah masih terbang. Seperti, maskapai penerbangan Garuda, Saudia, dan Lion Air,” ujarnya.

Maskapai yang terdampak pembatalan umumnya merupakan penerbangan transit seperti Emirates, Etihad, dan Qatar Airways.

Terkait jumlah jemaah umrah asal Jawa Timur yang terdampak, pihaknya belum dapat memastikan angka pasti. Sebab, sebagian penerbangan langsung masih berjalan dan ada pula jemaah mandiri yang tidak melalui penyelenggara resmi.

“Data resmi terkait jemaah yang terdampak berada di Kementerian Agama melalui sistem Siskopatuh. Pembatalan umumnya terjadi pada penerbangan yang menggunakan maskapai seperti Emirates, Etihad, dan Qatar Airways,” jelasnya.

Selain ketidakpastian jadwal, biro perjalanan juga menghadapi beban tambahan biaya, terutama akomodasi hotel di Arab Saudi. Memasuki Ramadan yang merupakan high season, manajemen hotel disebut tidak memberikan pengembalian dana (refund) atas pembatalan.

“Karena ini sudah masuk high season Ramadan, kamar dianggap tetap terpakai. Pembayaran sudah lunas dan sulit dikembalikan,” jelasnya.

AMPHURI Jatim berharap situasi segera kondusif agar jemaah tetap dapat berangkat ke Tanah Suci.

“Pada dasarnya, baik travel maupun jemaah berharap tetap bisa berangkat selama situasi memungkinkan,” pungkas Arief.

Pos terkait