Penerbangan ke Bandara Timur Tengah Dibatalkan hingga 2 Maret 2026
Amphuri Jawa Timur mengakui adanya pembatalan penerbangan ke sejumlah bandara di wilayah Timur Tengah. Pembatalan ini berlaku hingga tanggal 2 Maret 2026, termasuk untuk rute-rute yang menuju kota-kota seperti Amman, Kuwait, Dubai, Abu Dhabi, Doha, Bahrain, Moscow, dan Peshawar.
Pembatalan ini terjadi akibat situasi ketegangan yang meningkat antara Israel dan Amerika Serikat (AS) dengan Iran. Serangan dari kedua belah pihak memicu tanggapan dari Iran yang menyerang lima titik di lima negara lainnya di kawasan Timur Tengah. Hal ini menyebabkan perubahan dalam rencana penerbangan.
Rute yang Dibatalkan dan Pengaruhnya
Menurut informasi yang diperoleh oleh Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Musim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (Amphuri) Jawa Timur, Mohamad Sufyan Arief, pembatalan penerbangan berlaku untuk tujuan-tujuan berikut:
- AMM – Amman
- KWI – Kuwait
- DXB – Dubai
- AUH – Abu Dhabi
- DOH – Doha
- BAH – Bahrain
- SVO – Moscow
- PEW – Peshawar
Selain itu, penerbangan transit melalui bandara-bandara tersebut juga dibatalkan. Namun, Sufyan tidak menjelaskan secara detail maskapai penerbangan mana yang terkena dampak pembatalan tersebut.
Penerbangan Langsung ke Jeddah Masih Aman
Meski ada pembatalan untuk beberapa rute, jamaah umrah yang terbang langsung ke Jeddah masih aman. Maskapai seperti Garuda Indonesia, Saudia Arabian Airlines, dan Lion Air tetap menjalankan penerbangan langsung tanpa gangguan.
Sufyan menyampaikan bahwa alhamdulillah, penerbangan langsung ke Jeddah masih berjalan lancar. “Alhamdulillah yang direct seperti Garuda Indonesia, Saudia Arabian Airlines dan Lion Air masih aman,” ujarnya.
Jamaah Umrah dari Surabaya Masih Berangkat Normal
Afif Amrullah, Ketua LAZIZNU Jatim, yang sedang membawa jamaah umrah dari Surabaya, mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada pembatalan penerbangan. “Alhamdulillah jamaah kami dari PT Borneo Exotic Tour atau Be Travel Surabaya, dengan maskapai Lion Air bisa terbang dan mendarat di Bandara Haji Jeddah,” kata Afif.
Jamaah tersebut langsung melanjutkan perjalanan ke Mekkah untuk menjalankan ibadah umrah. Hingga saat dihubungi, Afif belum mendapatkan informasi apapun terkait dampak perang. Jadwal kegiatan maupun kepulangan juga masih sama seperti biasanya.
Harapan untuk Keamanan dan Kelancaran
Meski situasi di Timur Tengah sedang memanas, Afif tetap berharap semoga selalu diberi keselamatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah umroh. Ia mengakui bahwa hingga hari ini, Minggu (1/3/2026), penerbangan dari Surabaya ke Jeddah belum ada tanda-tanda pembatalan.
Namun, ia tetap memantau perkembangan situasi secara terus-menerus agar dapat segera mengetahui jika ada perubahan yang terjadi.





