Anak Berusia 9 Tahun Hilang Hanyut di Sungai Cikandang
Seorang anak berusia sembilan tahun dilaporkan hilang setelah hanyut di aliran Sungai Cikandang, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kejadian tersebut terjadi pada hari Minggu (1/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban yang bernama Bagja sedang menyeberang sungai dan terseret oleh arus air yang cukup deras.
Tim Search And Rescue (SAR) langsung bertindak cepat setelah menerima laporan mengenai kehilangan tersebut. Mereka melakukan pencarian terhadap korban dengan melibatkan berbagai unsur seperti Polri, TNI, aparat pemerintah setempat, serta masyarakat.
Kepala Polsek Pakenjeng, Iptu Muslih Hidayat, membenarkan informasi bahwa Bagja adalah seorang pelajar yang merupakan warga Kampung Bolang, Desa Tanjungjaya. Menurutnya, korban hilang setelah terseret arus air saat menyeberang Sungai Cikandang.
“Sampai saat ini korban belum ditemukan, masih dalam pencarian,” ujar Muslih saat dihubungi melalui telepon seluler di Garut, Minggu (1/3) petang.
Pencarian dilakukan dengan metode manual, yaitu menyisir pinggir sungai dari titik awal korban hilang hingga sepanjang 3 km. Tim gabungan juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut dan Dinas Pemadam Kebakaran untuk menurunkan perahu karet agar memudahkan proses pencarian.
Muslih menjelaskan bahwa pencarian dihentikan menjelang malam hari dan akan dilanjutkan nantinya dengan melibatkan banyak unsur terkait yang siap disebar untuk mencari korban.
Imbauan untuk Masyarakat
Menurut Muslih, kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu mengawasi aktivitas anak-anak, terutama saat bermain di sekitaran area bahaya seperti sungai. Terlebih saat ini memasuki musim hujan yang membuat debit air meningkat.
“Tingkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai, terlebih pada musim dengan debit air yang meningkat,” imbaunya.
Proses Pencarian yang Dilakukan
Berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan oleh tim pencari:
- Tim SAR langsung bergerak setelah menerima laporan
- Melibatkan unsur Polri, TNI, aparatur pemerintah setempat, dan masyarakat
- Melakukan pencarian secara manual dengan menyisir pinggir sungai
- Menggunakan perahu karet untuk memudahkan pencarian
- Koordinasi dengan BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran
Pencarian akan dilanjutkan dengan melibatkan lebih banyak unsur terkait agar korban dapat segera ditemukan.





