Analisis JK: Harga Minyak Melonjak Akibat Serangan Amerika-Israel ke Iran

Aa1xjb7q 1
Aa1xjb7q 1

Analisis Ekonomi dari Serangan AS dan Israel terhadap Iran

Wakil Presiden ke-10 dan 12 Republik Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla (JK), memberikan analisis mengenai dampak ekonomi yang mungkin terjadi akibat serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Dalam wawancaranya dengan para jurnalis di kediamannya di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, JK menyampaikan prediksi tentang kenaikan harga minyak serta gangguan logistik yang bisa terjadi pasca-serangan.

“Pertama, tentu harga minyak akan naik, pasti itu pertama. Logistik antara Timur Tengah dan kita seluruhnya terputus,” ujar JK. Ia menjelaskan bahwa peristiwa ini akan berdampak pada banyak aspek, termasuk arus perdagangan dan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Dampak terhadap Masyarakat dan Perdagangan

JK mencontohkan bagaimana terputusnya logistik dapat memengaruhi ribuan warga negara Indonesia yang sedang menjalankan ibadah umrah. “Sekarang ratusan ribu orang Indonesia, puluhan ribu orang Indonesia, yang naik umroh contohnya itu tidak bisa kembali pada dewasa ini,” katanya. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya koneksi logistik antara Indonesia dan wilayah Timur Tengah.

Selain itu, JK juga menyebutkan bahwa ekspor Indonesia ke Eropa akan menghadapi kendala. “Ini semua timbul ketakutan, semua orang bersiap, seperti itu,” ujarnya. Kondisi ini bisa memicu ketidakpastian dalam perdagangan internasional.

Gangguan Impor Minyak dan Persediaan

Impor minyak dari Timur Tengah, menurut JK, akan terhenti karena situasi saat ini. Meskipun dampaknya mungkin tidak langsung dirasakan dalam seminggu, ia memperkirakan efeknya akan terasa paling cepat dalam satu bulan. “Jadi ekonomi kita akan terkena di situ. Hati-hati apabila ini lama. Mudah-mudahan cepat selesai,” kata JK.

Ia menegaskan bahwa persediaan minyak Indonesia dalam tiga pekan pertama setelah serangan masih cukup. “Mungkin kita ada persediaan rata-rata persediaan kita tiga minggu, jadi setelah itu mungkin masih ada di Singapura. Tapi supply dari Saudi, dari Iran, dari Kuwait itu sekarang pasti terputus,” ujarnya.

Dampak Regional dan Hubungan Perdagangan

JK juga menyebutkan bahwa efek serangan ini tidak hanya terbatas pada Iran, tetapi juga melibatkan negara-negara lain di kawasan. “Itu efeknya antara lain di samping hubungan perdagangan kita terputus di Timur Tengah karena bukan hanya Iran. Iran menyerang Kuwait, menyerang Doha, menyerang Dubai, karena di situ ada pangkalan Amerika, efeknya ke negara itu,” tuturnya.

Latar Belakang Serangan

Sebelumnya, berita mengungkapkan bahwa Iran menjadi sasaran serangan gabungan dari Israel dan Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (28/2/2026). Media Iran melaporkan kematian Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan tersebut. Pernyataan dari TV pemerintah Iran menyebutkan bahwa kematian Khamenei terjadi saat serangan AS menyasar kantornya di Teheran.

“Kematiannya di kantor menunjukkan bahwa ia secara konsisten berdiri di antara rakyatnya dan berada di garis depan tanggung jawabnya, menghadapi apa yang disebut para pejabat sebagai arogansi global,” bunyi pernyataan TV pemerintah Iran.

Tanggapan dari Kabinet Iran

Dalam pernyataan resmi, kabinet Iran menjanjikan pembalasan atas kematian Khamenei. “Kejahatan besar ini tak akan pernah dibiarkan tanpa balasan,” demikian pernyataan mereka. Hal ini menunjukkan bahwa situasi regional bisa semakin memburuk jika tidak segera diselesaikan.

Pos terkait