Andi: Jangan Rusak Kesehatan, Masalah Koperasi Harus Segera Diselesaikan

12378 1
12378 1

Peran Koperasi dalam Perekonomian Masyarakat

Koperasi memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, khususnya di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui koperasi, masyarakat dapat memperoleh akses pembiayaan yang terjangkau, layanan simpan pinjam yang aman, serta berbagai program pemberdayaan ekonomi. Namun, beberapa koperasi di Kota Pekalongan sedang menghadapi masalah yang bisa berdampak pada citra koperasi lain yang selama ini dikelola secara sehat dan profesional.

Penyelesaian Masalah yang Cepat dan Transparan

Menurut Ketua Umum Kospin Jasa, M. Andy Arslan Djunaid, setiap persoalan yang muncul harus segera ditangani agar tidak berdampak sistemik. Ia menegaskan bahwa ketika satu koperasi bermasalah, persepsi publik bisa melebar dan memengaruhi koperasi lain yang sebenarnya tidak memiliki persoalan. Oleh karena itu, penyelesaian masalah secara cepat, transparan, dan sesuai regulasi menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap gerakan perkoperasian.

Andy menyampaikan hal tersebut usai menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku ke-44 Kokarja tahun Buku 2025 di Kantor Pusdiklat Kospin Jasa, Minggu (1/3/2026). Ia juga menekankan bahwa koperasi membutuhkan citra yang baik dan pembinaan yang berkelanjutan, baik dari sisi manajemen maupun penguatan sumber daya manusia. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Komitmen Pemerintah Daerah

Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid yang akrab disapa Aaf, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengawal pembenahan koperasi. Ia menyebut koperasi sebagai soko guru perekonomian yang harus dijaga eksistensinya. Menurutnya, kepercayaan masyarakat adalah modal utama dalam menjaga keberlanjutan koperasi.

Pemerintah daerah melalui dinas terkait akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan agar koperasi berjalan sesuai aturan dan prinsip tata kelola yang baik. Selain itu, Aaf juga mengingatkan pentingnya peran anggota dalam mengawasi jalannya koperasi melalui forum RAT sebagai pemegang kekuasaan tertinggi. Menurutnya, RAT harus menjadi ruang evaluasi terbuka dan transparan, sehingga setiap anggota mengetahui kondisi riil koperasinya.

Peluang Koperasi di Tengah Dinamika Ekonomi

Di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang, koperasi dinilai masih memiliki peluang besar untuk tumbuh dan menjadi pilar ekonomi kerakyatan. Namun, peluang tersebut hanya dapat diwujudkan jika seluruh elemen perkoperasian berkomitmen menjaga integritas dan kepercayaan publik.

Aaf menegaskan bahwa jangan biarkan persoalan segelintir pihak merusak yang sudah berjalan baik. Dengan komitmen bersama, koperasi di Kota Pekalongan akan tetap kuat dan dipercaya masyarakat.

Langkah-Langkah untuk Memperkuat Koperasi

Untuk memperkuat koperasi, berikut beberapa langkah yang perlu dilakukan:

  • Peningkatan tata kelola koperasi dengan memastikan semua proses dilakukan secara transparan dan akuntabel.
  • Penguatan sumber daya manusia melalui pelatihan dan pembinaan yang berkelanjutan.
  • Penggunaan forum RAT sebagai sarana evaluasi dan pengawasan yang efektif.
  • Kolaborasi antara pemerintah, pengurus koperasi, dan anggota untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan saling mendukung.

Dengan menjalankan langkah-langkah tersebut, koperasi di Kota Pekalongan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian masyarakat.

Pos terkait