Angelina Sondakh Akui Jadi Mualaf Karena Adjie Massaid, Kini Hafal Al-Quran

Aa1n5knm
Aa1n5knm



Seorang aktris ternama Indonesia, Angelina Sondakh atau yang lebih dikenal dengan nama Angie, berbagi kisah perjalanan hidupnya yang penuh tantangan dan transformasi spiritual. Dari kehidupan yang dipenuhi cinta dan ketidakpastian hingga akhirnya menemukan kedamaian melalui agama Islam, kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Perjalanan spiritual Angie dimulai dari hubungannya dengan almarhum Adjie Massaid. Saat itu, ia memutuskan untuk memeluk agama Islam karena cinta kepada sang kekasih. Namun, keputusan tersebut tidak sepenuhnya berasal dari hatinya sendiri. Ia mengakui bahwa pada saat itu, ia hanya mengikuti langkah-langkah yang dilakukan oleh Adjie.

“Saya jadi mualaf karena Mas Adjie. Tapi pada saat itu, saya belum benar-benar merasakan makna dari agama ini. Saya hanya ikut-ikutan saja,” kata Angie dalam wawancara yang pernah diunggah di platform Hafiz Indonesia.

Proses menuju pernikahan dengan Adjie juga tidak mudah. Menurut Angie, ada tiga kali lamaran yang dia tolak oleh ayahnya. Akhirnya, setelah melalui berbagai upaya, mereka menikah setelah Angie memutuskan untuk masuk Islam.

Namun, kehidupan Angie mulai berubah drastis setelah Adjie meninggal dunia. Ujian demi ujian datang silih berganti, termasuk kasus hukum yang membuatnya harus menjalani hukuman penjara selama 10 tahun.

Di tengah kesulitan tersebut, Angie awalnya masih menjalani ibadah secara biasa. Ia mengaku bahwa selama empat tahun di penjara, ia hanya melakukan salat tanpa merasa adanya perubahan besar dalam dirinya.

“Ketika saya marah, menangis, tapi tidak ada yang peduli. Akhirnya, saya mulai merenung dan menyadari bahwa kemarahan dan kesedihan tidak akan mengubah apa pun,” katanya.

Pada masa-masa terpuruk tersebut, Angie bertemu dengan seorang teman satu sel yang membantunya belajar membaca Al-Quran dengan benar. Perlahan, ia mulai merasakan perubahan dalam dirinya.

“Saya mulai belajar tahajud dan merasa bahwa Allah sangat dekat. Saya merasakan cahaya yang membawa damai dan ketenangan,” tuturnya.

Keinginan untuk menghafal Al-Quran mulai tumbuh. Awalnya, ia hanya membaca setiap hari, namun suatu hari, ia merasa bahwa ia sudah bisa menghafal tanpa melihat teks Al-Quran.

“Al-Quran memberikan petunjuk, dan ketika kita menjalankannya, Allah akan memberi rahmat dan kabar gembira,” katanya.

Pengalaman tersebut membuat Angie semakin yakin bahwa setiap ujian memiliki hikmah. Ia percaya bahwa kedekatan dengan Allah menjadi sumber kekuatan terbesarnya. Kini, ia menjalani kehidupan dengan penuh kesadaran dan ketenangan, serta terus berusaha untuk lebih dekat dengan Tuhan.

Pos terkait