Anggaran MBG Sumsel Capai Rp 28,5 Miliar Per Hari, Mulai dari Operasional hingga Insentif

1055213385p 1
1055213385p 1

Anggaran Besar untuk Program Makan Bergizi di Sumatera Selatan

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan Program Makan Bergizi (MBG) dengan menggelontorkan anggaran yang cukup besar. Dalam pelaksanaannya, pemerintah menyediakan dana sebesar Rp 28,56 miliar per hari untuk mendukung program tersebut.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen Pol Sony Sanjaya, menjelaskan bahwa total biaya MBG di wilayah Sumsel mencapai Rp 28.568.595.000. Angka ini dialokasikan untuk sebanyak 1.909.425 orang penerima manfaat. Untuk menunjang pelaksanaan program ini, terdapat 708 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta 33.276 relawan yang tersebar di 17 kabupaten dan kota di Sumsel.

Dari total anggaran tersebut, beberapa pengeluaran utama antara lain:

  • Honor relawan: Sebesar Rp 3.327.600.000
  • Kebutuhan lain-lain: Sebesar Rp 3.044.400.000
  • Pengadaan bahan pokok: Sebesar Rp 17.948.595.000
  • Insentif: Sebesar Rp 4.248.000.000

Sony menegaskan bahwa alokasi anggaran yang besar menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan pemenuhan gizi masyarakat berjalan secara maksimal, terukur, dan tepat sasaran.

Daerah dengan Jumlah Penerima Terbanyak

Secara regional, Kota Palembang menjadi wilayah dengan jumlah penerima manfaat terbanyak, yaitu sebanyak 498.103 orang. Pelaksanaan program di ibu kota provinsi ini didukung oleh 188 SPPG dan 8.836 relawan dengan total anggaran mencapai Rp 7.502.168.200.

Selain Palembang, beberapa daerah lain juga memiliki jumlah penerima yang signifikan, antara lain:

  • Kabupaten Ogan Komering Ilir: 203.351 orang, didukung 76 SPPG dan 3.572 relawan, dengan anggaran Rp 3.051.499.400.
  • Kabupaten Banyuasin: 163.083 penerima, didukung 64 SPPG dan 3.008 relawan, dengan anggaran Rp 2.492.980.200.
  • Kabupaten OKU Timur: 159.593 penerima, didukung 52 SPPG dan 2.444 relawan, dengan anggaran Rp 2.280.174.200.
  • Kabupaten Ogan Ilir: 135.833 penerima, didukung 48 SPPG dan 2.256 relawan, dengan anggaran Rp 1.996.830.200.
  • Kabupaten Musi Rawas: 113.209 penerima, didukung 49 SPPG dan 2.303 relawan, dengan anggaran Rp 1.799.164.600.
  • Kabupaten Musi Banyuasin: 106.393 penerima, didukung 37 SPPG dan 1.739 relawan, dengan anggaran Rp 1.555.094.200.
  • Kabupaten Muara Enim: 101.289 penerima, didukung 38 SPPG dan 1.786 relawan, dengan anggaran Rp 1.522.116.600.
  • Kabupaten OKU: 67.677 penerima, didukung 26 SPPG dan 1.222 relawan, dengan anggaran Rp 1.026.163.800.
  • Kota Lubuklinggau: 82.441 penerima, didukung 31 SPPG dan 1.457 relawan, dengan anggaran Rp 1.239.945.400.
  • Kabupaten Musi Rawas Utara: 59.747 penerima, didukung 19 SPPG dan 893 relawan, dengan anggaran Rp 846.621.800.
  • Kabupaten Empat Lawang: 51.995 penerima, didukung 18 SPPG dan 846 relawan, dengan anggaran Rp 758.753.000.
  • Kabupaten OKU Selatan: 41.043 penerima, didukung 18 SPPG dan 846 relawan, dengan anggaran Rp 655.804.200.
  • Kota Prabumulih: 38.654 penerima, didukung 12 SPPG dan 564 relawan, dengan anggaran Rp 543.347.600.
  • Kota Pagar Alam: 34.562 penerima, didukung 13 SPPG dan 611 relawan, dengan anggaran Rp 519.882.800.
  • Kabupaten Lahat: 30.456 penerima, didukung 11 SPPG dan 517 relawan, dengan anggaran Rp 451.286.400.
  • Kabupaten PALI: 21.996 penerima, didukung 8 SPPG dan 376 relawan, dengan anggaran Rp 326.762.400.

Keseriusan Pemerintah dalam Menyasar Seluruh Wilayah

Sony menekankan bahwa distribusi anggaran yang merata di seluruh kabupaten dan kota menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan Program Makan Bergizi dapat menjangkau masyarakat secara luas dan tepat sasaran di seluruh wilayah Sumsel. Dengan adanya partisipasi aktif dari SPPG dan relawan, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan memberikan dampak positif jangka panjang.

Pos terkait