Anggaran Siap, Pemprov Jatim Cairkan THR untuk 81 Ribu ASN

Photogrid 1619614281080
Photogrid 1619614281080

Pemprov Jawa Timur Siapkan THR untuk ASN

Pemprov Jawa Timur telah menyiapkan anggaran untuk Tunjangan Hari Raya (THR) bagi sekitar 81 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah provinsi. THR ini biasa disebut dengan gaji 13 yang akan dicairkan dalam momen hari raya Idul Fitri.

Pencairan THR Berdasarkan Pengajuan OPD

Kepala BPKAD Provinsi Jawa Timur, Mohammad Yasin, menjelaskan bahwa anggaran THR sudah tersedia dan tersebar di DPA masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jawa Timur. Pencairan THR dilakukan berdasarkan pengajuan yang diajukan oleh setiap OPD. Namun hingga saat ini belum ada pengajuan yang masuk, sehingga pencairan belum dilakukan.

“Tapi begitu sudah ada pengajuan bisa langsung kita cairkan. Yang jelas Maret ini lah cairnya,” tegas Yasin.

THR sebagai Hak ASN

Yasin menegaskan bahwa THR atau gaji 13 adalah hak yang dimiliki setiap ASN dan dilindungi oleh undang-undang. “Jadi semuanya nanti dapat, tidak hanya yang PNS tapi juga PPPK baik yang penuh waktu maupun yang paruh waktu. Di kontrak kerjanya kan memang sudah tertuang itu,” ujarnya.

Imbauan Gubernur Jawa Timur

Selain itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau seluruh pengusaha dan perusahaan, baik sektor formal maupun non formal, untuk mencairkan THR bagi pekerja maksimal 7 hari sebelum lebaran. Khofifah menegaskan bahwa THR Keagamaan merupakan hak pekerja yang wajib dipenuhi pengusaha sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pemberian THR, lanjutnya, tidak hanya menjadi kewajiban normatif, tetapi juga bagian dari perlindungan serta peningkatan kesejahteraan tenaga kerja. “THR ini adalah bentuk kewajiban pengusaha untuk memenuhi salah satu aspek kesejahteraan dan perlindungan terhadap tenaga kerjanya, yang diharapkan pula dapat mendongkrak kinerja dan produktivitas pekerja/buruh dalam pekerjaannya,” ujarnya.

Pentingnya THR dalam Momentum Lebaran

Menurut Khofifah, momentum Idul Fitri identik dengan meningkatnya kebutuhan rumah tangga. Oleh karena itu, pembayaran THR tepat waktu dinilai penting untuk membantu pekerja memenuhi kebutuhan selama Ramadan dan menyambut Hari Raya. “Lebaran atau Idul Fitri ini kan momentum untuk berbagi kebahagiaan, yang rasanya pengeluaran akan terasa lebih dari biasanya,” katanya.

Kesiapan Anggaran THR

Anggaran THR yang telah disiapkan oleh Pemprov Jawa Timur mencakup seluruh ASN, baik itu Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) baik penuh waktu maupun paruh waktu. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kesejahteraan kepada para pegawai negeri.

Proses Pencairan THR

Proses pencairan THR akan dilakukan setelah pengajuan dari OPD diterima. Setelah pengajuan masuk, anggaran yang sudah disiapkan akan segera dicairkan kepada ASN yang bersangkutan. Meski saat ini belum ada pengajuan yang masuk, Yasin memastikan bahwa pencairan akan dilakukan secepatnya setelah pengajuan diterima.

Tantangan dalam Pencairan THR

Meskipun anggaran THR sudah siap, proses pencairan masih bergantung pada pengajuan dari masing-masing OPD. Hal ini menunjukkan bahwa koordinasi antara pihak-pihak terkait sangat penting dalam memastikan pencairan THR berjalan lancar.

Pos terkait