Peristiwa Angin Puting Beliung di Desa Buluparigi
Pada Minggu pagi (1/3/2026) sekitar pukul 06.00 WITA, desa Buluparigi, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu diguncang oleh angin puting beliung yang cukup kencang. Kejadian ini menimbulkan kerusakan serius pada atap rumah warga, sehingga memicu kekhawatiran dan kebingungan di kalangan masyarakat setempat.
Kerusakan Parah pada Atap Rumah
Banyak bagian atap rumah terlepas akibat angin yang bertiup kencang. Seng-seng beterbangan dan hanya menyisakan rangka atap yang terlihat menjulang tanpa penutup. Kondisi rumah tampak memprihatinkan dengan potongan seng berserakan di sekitar halaman. Beberapa dari mereka tersangkut di pepohonan tak jauh dari rumah. Kayu penyangga atap terlihat miring, sementara plafon rumah sebagian runtuh ke lantai. Perabotan di dalam rumah juga basah akibat hujan yang masuk setelah atap terangkat angin.
Bantuan dan Respons Cepat dari Pihak Terkait
Di lokasi kejadian, suasana masih dipenuhi sisa-sisa material bangunan. Warga sekitar tampak berkumpul membantu membersihkan puing-puing yang berserakan. Beberapa di antaranya terlihat memindahkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan ke tempat yang lebih aman.
Kepala Pelaksana BPBD Pasangkayu, Arhamuddin, bersama sejumlah personel dari BPBD Pasangkayu turun langsung meninjau lokasi kejadian. Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan assessment untuk menindaklanjuti dampak kerusakan yang ditimbulkan. “Kami melakukan pendataan dan assessment untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya,” ujar Arhamuddin di sela-sela peninjauan.
Dalam kunjungan itu, tim BPBD mengecek secara detail kondisi rumah yang mengalami kerusakan parah serta mendengarkan langsung kronologi kejadian dari pemilik rumah. Saat angin kencang datang, pemilik rumah sedang berada di dalam rumah. Namun, ia segera keluar menyelamatkan diri ketika atap mulai terangkat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Peninjauan tersebut turut didampingi pemerintah desa setempat dan Camat Baras. Kehadiran tim BPBD disambut hangat oleh pemilik rumah yang terdampak. Ia tampak lega dan bersyukur atas perhatian dan respons cepat dari pemerintah daerah.
Bantuan dari Dinas Sosial
Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Pasangkayu juga telah menyalurkan bantuan berupa sembako dan perlengkapan tidur untuk membantu meringankan beban korban terdampak bencana. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dukungan kepada warga yang terkena dampak bencana alam.
Langkah-Langkah Penanganan Selanjutnya
Tim BPBD Pasangkayu akan terus melakukan evaluasi dan pendataan terhadap kerusakan yang terjadi. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua pihak terlibat dalam proses penanganan bencana. Selain itu, pihak BPBD juga akan berkoordinasi dengan instansi lain seperti Dinas Sosial dan pemerintah setempat untuk memastikan distribusi bantuan yang tepat sasaran.
Proses pembersihan dan perbaikan rumah-rumah yang rusak akan dilakukan secara bertahap. Warga setempat diharapkan tetap tenang dan kooperatif dalam proses penanganan bencana ini. Mereka juga diminta untuk tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang bisa terjadi kembali.





