jogja. Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai mempersiapkan diri menyambut arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul telah mematangkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi lonjakan volume kendaraan selama masa libur Lebaran. Salah satu strategi yang diambil adalah pemasangan tujuh pos pantau di titik-titik strategis yang menjadi jalur utama lalu lintas di wilayah tersebut.
Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi, menjelaskan bahwa koordinasi lintas sektoral bersama Dishub DIY telah dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama liburan Lebaran 2026. Tujuh pos pemantauan ini akan ditempatkan di jalur-jalur utama yang berbatasan langsung dengan kabupaten tetangga serta akses masuk utama ke wilayah Bantul.
Beberapa pos pemantauan yang telah ditentukan antara lain:
- Simpang Klangon Sedayu yang berbatasan dengan Kabupaten Kulon Progo
- Pos Piyungan sebagai jalur utama menuju Kabupaten Gunungkidul
- Pos Srandakan
- Jembatan Kabanaran yang menjadi penghubung Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Bantul-Kulon Progo
- Jembatan Depok
- Akses masuk lainnya di wilayah strategis Bantul
Singgih menambahkan bahwa khusus di Jembatan Kabanaran, pihaknya akan mendirikan pos terpadu bersama Dishub DIY karena posisi jembatan tersebut sangat vital dalam menghubungkan JJLS. Hal ini dilakukan agar dapat memastikan kelancaran arus lalu lintas dari berbagai arah.
Selain mengawasi arus mudik, Dishub Bantul juga memberikan perhatian khusus pada lonjakan wisatawan yang diprediksi akan memadati wilayah Bantul mulai H+1 Lebaran. Skema pengamanan ini didasarkan pada keberhasilan penanganan arus saat libur Natal dan Tahun Baru lalu.
Tidak hanya fokus pada arus lalu lintas, faktor keselamatan kendaraan juga menjadi prioritas utama. Berdasarkan instruksi Kementerian Perhubungan (Kemenhub), petugas akan melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check secara intensif. Ramp check akan dilaksanakan di perusahaan otobus (PO) di wilayah Bantul dan objek-objek wisata sejak H-7 hingga H+10 Lebaran.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan seluruh angkutan umum yang menjemput pemudik maupun bus pariwisata dalam kondisi layak jalan. Dengan demikian, risiko kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir seoptimal mungkin.
Pengamanan dan persiapan yang dilakukan oleh Dishub Bantul mencerminkan komitmen pemerintah setempat dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama musim mudik. Dengan adanya pos-pos pemantauan yang tersebar di berbagai titik strategis, diharapkan arus lalu lintas dapat berjalan lancar dan aman bagi semua pengguna jalan.





