Antrean panjang di counter Etihad, penerbangan Timur Tengah dibatalkan

202408052046 Main.cropped 1722865620 1
202408052046 Main.cropped 1722865620 1

Situasi Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu, 1 Maret 2026

Bandara Internasional Soekarno-Hatta tetap beroperasi dengan lancar meskipun terdapat perubahan jadwal penerbangan untuk beberapa rute Timur Tengah. Meski ada penyesuaian, aktivitas keberangkatan dan kedatangan tetap berjalan dengan tertib, sementara petugas bandara terus memantau arus penumpang di seluruh terminal.

Pantauan menunjukkan bahwa Terminal 3, yang biasanya ramai melayani penerbangan internasional, tampak sedikit lebih sepi. Namun, terlihat antrean di counter maskapai Etihad Airways, khususnya di area online check-in. Penumpang terlihat berdiri rapi sambil menunggu giliran untuk melakukan proses check-in, membawa koper dan dokumen perjalanan mereka.

Terdapat tiga counter yang melayani penumpang Etihad, yaitu untuk kelas ekonomi, online check-in, dan bisnis. Antrean paling panjang terlihat di counter online check-in, di mana sejumlah penumpang menunggu bantuan petugas untuk menyelesaikan proses keberangkatan. Selain itu, perhatian penumpang juga tertuju pada layar besar bandara, yaitu Flight Information Display System (FIDS), yang menampilkan status penerbangan secara real-time.

Beberapa penerbangan rute Timur Tengah tercatat dibatalkan hari ini, sementara yang lain masih terjadwal sesuai rencana. Dalam layar FIDS, terlihat sejumlah penerbangan yang dibatalkan, antara lain Emirates EK367 tujuan Dubai, Garuda Indonesia GS8851 Dubai, flydubai FZ6357 Dubai, Condor 5904DE, Iberia IB6284, Jet Blue B66536 Doha, Qatar Airways QR957 Doha, Amerika Airways AA8152 Doha, Qatar Airways QR6380, serta Garuda Indonesia GA900 Doha. Status “Cancelled” muncul jelas di samping masing-masing penerbangan, memberi informasi langsung kepada calon penumpang.

Meski terdapat pembatalan, penumpang tetap dapat memperoleh informasi dan layanan dari petugas bandara maupun maskapai. Penanganan terhadap penumpang terdampak dilakukan sesuai prosedur, termasuk pengaturan ulang jadwal penerbangan, akomodasi sementara, dan bantuan dokumen perjalanan di area imigrasi.

Deputy Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Aziz Fahmi Harahap, menyatakan bahwa dalam rute Dubai, empat penerbangan milik Emirates yakni EK356 (arrival), EK358 (arrival), EK359 (departure), dan EK357 (departure) turut dibatalkan. Dua penerbangan rute Jeddah milik Saudia yakni SV822 (arrival) dan SV823 (departure) juga dibatalkan. Begitu pula dua penerbangan rute Madinah, SV820 (arrival) dan SV821 (departure).

Di sisi lain, tercatat satu penerbangan telah berangkat, yakni Saudia SV827 tujuan Jeddah. Sedangkan tiga penerbangan telah mendarat, yakni Lion Air JT115 dari Jeddah, Saudia SV816 dari Jeddah, serta Garuda Indonesia GA969 dari Madinah.

Ia mengungkapkan kondisi di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta terpantau relatif lengang. Counter check-in yang biasa melayani rute penerbangan Timur Tengah tampak ditutup pada Minggu siang. Ia menegaskan operasional bandara tetap berjalan aman dan tertib. Penyesuaian jadwal disebut sebagai tindak lanjut atas perkembangan situasi operasional pada rute Timur Tengah.

“Penanganan terhadap penumpang terdampak dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku melalui koordinasi intensif bersama maskapai penerbangan terkait pembaruan jadwal dan pelayanan calon penumpang di bandara,” ujar Pgs Asst. Deputy Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Aziz Fahmi Harahap dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).

Ia menambahkan, koordinasi juga dilakukan dengan AirNav Indonesia untuk memantau kondisi ruang udara, serta unsur aparat keamanan guna memastikan situasi tetap terkendali. “Kami mengimbau kepada para calon penumpang untuk senantiasa memantau informasi terbaru melalui kanal resmi masing-masing maskapai dan memastikan kembali status penerbangan sebelum menuju bandara,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak tujuh penerbangan internasional dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta dibatalkan akibat konflik antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Pembatalan ini terjadi karena penutupan wilayah udara (airspace closed) di sejumlah negara Timur Tengah. Penerbangan yang terdampak mencakup maskapai seperti Etihad Airways, Qatar Airways, Emirates, dan Garuda Indonesia, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan dari rute Abu Dhabi, Doha, dan Dubai.

Assistant Deputy Communication and Legal Soekarno-Hatta, Aziz Fahmi Harahap, menyatakan penanganan penumpang terdampak dilakukan sesuai prosedur, termasuk pembatalan dokumen perjalanan di imigrasi, koordinasi dengan maskapai untuk akomodasi, dan penjadwalan ulang penerbangan. “Penanganan terhadap penumpang terdampak dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku melalui koordinasi intensif bersama maskapai penerbangan terkait pembaruan jadwal dan pelayanan calon penumpang di bandara,” ujar Aziz Fahmi Harahap dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).

Ia menambahkan, koordinasi juga dilakukan dengan AirNav Indonesia untuk memantau kondisi ruang udara, serta unsur aparat keamanan guna memastikan situasi tetap terkendali. “Kami mengimbau kepada para calon penumpang untuk senantiasa memantau informasi terbaru melalui kanal resmi masing-masing maskapai dan memastikan kembali status penerbangan sebelum menuju bandara,” pungkasnya.


Pos terkait