Apel Kapolrestabes dan Ormas, Palembang Aman Jadi Komitmen Kami

Img 20231026 Wa0025
Img 20231026 Wa0025

Kegiatan Apel Sabuk Kamtibmas di Palembang

Polrestabes Palembang bersama seluruh elemen masyarakat dan organisasi masyarakat (ormas) menggelar apel yang bertujuan untuk memperkuat rasa kebersamaan dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Acara tersebut dilaksanakan pada hari Minggu, 1 Maret 2026, sore hari di halaman apel Mapolrestabes Palembang.

Apel ini langsung dipimpin oleh Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan. Hadir dalam acara tersebut ratusan peserta dari berbagai komunitas seperti Kokam, Banser, Pemuda Pancasila, PMPB (Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu), dan Garda DJOSS Palembang Sumsel (Djiwa Orang Semangat Sosial). Selain itu, juga hadir Ojol (Gojek, Grab, Maxim), jajaran Kapolsek Polrestabes Palembang, Intelkam, Satlantas, Binmas.

Setelah pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian takjil untuk berbuka puasa bersama oleh personel Satlantas Polrestabes Palembang. Pembagian takjil ini menjadi bagian dari upaya untuk menciptakan suasana harmonis antara polisi dan masyarakat.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, menyampaikan bahwa kegiatan apel ini merupakan bentuk komitmen pihaknya dalam menjaga Kota Palembang dari berbagai ancaman yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Ia menekankan bahwa Palembang bukan hanya ibu kota Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), tetapi juga simbol kejayaan dan peradaban Sumsel. Selain itu, Kota Palembang juga menjadi pusat perekonomian yang menghubungkan jalur ekonomi dari Tanjung Api-Api, Kertapati, hingga seluruh kabupaten di Sumsel.

“Sehingga, sore hari ini kami berkomitmen untuk menjaga Kota Palembang dari seluruh ancaman yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat Kota Palembang,” tegas Sonny.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat untuk menyelesaikan berbagai gangguan Kamtibmas. Mulai dari balapan liar, tawuran, narkoba, judi online, anarko atau perusakan, akan dihadapi bersama-sama.

Di tempat lain, Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan Sukma Paradipta, mengatakan bahwa jumlah takjil yang dibagikan sebanyak 500 buah. “Iya semuanya ada sekitar 500 buah,” ungkapnya.

Tujuan dan Makna Kegiatan

Kegiatan apel ini memiliki makna penting dalam memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, kegiatan ini menunjukkan bahwa keamanan dan ketertiban tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga kesadaran bersama dari seluruh lapisan masyarakat.

Adanya partisipasi dari organisasi seperti Pemuda Pancasila, PMPB, dan Ojol menunjukkan bahwa seluruh komunitas siap bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Hal ini juga menjadi langkah strategis dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Selain itu, pembagian takjil sebagai bagian dari kegiatan apel juga menunjukkan perhatian pihak kepolisian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya saat bulan puasa. Dengan memberikan takjil, polisi tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan dukungan sosial kepada masyarakat.

Peran Komunitas dalam Menjaga Keamanan

Komunitas seperti Kokam, Banser, dan Senkom juga turut serta dalam kegiatan apel ini. Partisipasi mereka menunjukkan bahwa keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab polisi, tetapi juga tanggung jawab seluruh warga masyarakat. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan bisa lebih efektif dalam mengatasi berbagai masalah kamtibmas.

Selain itu, partisipasi dari para pengemudi ojek online (Ojol) seperti Gojek, Grab, dan Maxim juga menunjukkan bahwa even-even seperti ini bisa menjadi ajang memperkuat ikatan antara pihak kepolisian dan masyarakat luas. Para pengemudi ojek sering kali menjadi bagian dari masyarakat yang aktif dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kehadiran mereka dalam kegiatan apel sangat penting.

Kesimpulan

Kegiatan Apel Sabuk Kamtibmas Polrestabes Palembang adalah contoh konkret dari kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, kegiatan ini tidak hanya memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat, tetapi juga menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.


Pos terkait