Kebakaran di Selimau I, Bulungan
Pada hari ke-12 Ramadan tahun 2026, sebuah rumah di Jalan Selimau I, Jalur 4, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, ludes terbakar. Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran dan ketakutan bagi warga sekitar, terutama karena api yang muncul secara tiba-tiba.
Penanganan Kebakaran oleh PMK
Sebanyak 35 personel dan 8 unit mobil pemadam kebakaran (PMK) berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar 20 menit. Meski proses penanggulangan berlangsung cepat, tidak ada barang-barang yang bisa diselamatkan dari kerusakan akibat kebakaran tersebut.
Saat kejadian, suara sirine mobil PMK memecah suasana siang yang biasanya tenang. Personel PMK Bulungan dengan seragam merah berjibaku menggunakan selang besar yang mengalirkan air untuk mengatasi amukan api. Sisa-sisa puing dan atap seng yang hangus menjadi bukti bahwa api telah meluluhkan bangunan tersebut.
Informasi dan Proses Penanganan
Plt Kabid PMK Bulungan, Ridwan, menjelaskan bahwa informasi kebakaran diterima pada pukul 14.15 WITA. Setelah menerima laporan, pihaknya langsung mengerahkan 8 unit kendaraan PMK menuju lokasi kejadian. Perjalanan memakan waktu sekitar 15 menit karena jarak yang cukup jauh.
“Kami menerima informasi sekitar pukul 14.15 WITA. Perjalanan 15 menit menuju lokasi karena lumayan jauh. Kemudian eksekusi sekitar 20 menitan api berhasil dipadamkan,” kata Ridwan saat ditemui di lokasi kejadian.
Meskipun akses ke lokasi cukup sulit karena letak rumah yang berada di belakang pekarangan warga setempat, Ridwan menyatakan bahwa hal ini bukan hambatan berarti bagi tim PMK.
“Tidak ada kendala sih, akses seperti ini menurut kami bukan hambatan. Kami kerahkan 35 personel tadi untuk memadamkan api,” ujarnya.
Tidak Ada Korban Jiwa
Beruntungnya, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Namun, jumlah kerugian materiil masih dalam proses penyidikan oleh aparat kepolisian. Ridwan menegaskan bahwa penyebab kebakaran akan ditangani oleh pihak berwajib, sedangkan tugas PMK hanya membantu memadamkan api.
“Tidak ada korban jiwa. Kalau berkaitan teknis penyebab kebakaran kami serahkan kepada aparat yang berwajib, karena tugas kami hanya membantu memadamkan api,” tambahnya.
Kesimpulan
Peristiwa kebakaran di Selimau I, Bulungan, merupakan peringatan penting tentang pentingnya kesadaran masyarakat akan bahaya kebakaran. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil yang terjadi menunjukkan betapa cepatnya api dapat meluas jika tidak segera ditangani.
Kepedulian dan kesiapan petugas pemadam kebakaran sangat penting dalam menghadapi situasi darurat seperti ini. Dengan adanya koordinasi yang baik antara masyarakat dan instansi terkait, risiko kebakaran dapat diminimalkan dan dampaknya dapat lebih cepat dikurangi.





