Aplikasi Lancang Kuning Berbunyi di Simalungun, Bhabinkamtibmas dan Kapolsek Dopar Datangi Lokasi

Peluncuran Aplikasi Lancang Kuning Nusantara Op22 Dom
Peluncuran Aplikasi Lancang Kuning Nusantara Op22 Dom

Kebakaran Lahan di Simalungun, Aparat Polisi Sigap Tangani Peristiwa

Pagi hari Minggu, saat kebanyakan orang masih beristirahat, anggota Polsek Dolok Pardamean Resor Simalungun sudah bersiap untuk menangani kejadian dugaan kebakaran lahan. Tidak ada yang mengenal hari libur dalam tugas pengabdian mereka — itulah wajah nyata Bhabinkamtibmas yang hadir di tengah masyarakat ketika dibutuhkan.

Peristiwa ini terjadi pada tanggal 1 Maret 2026, saat lahan perladangan milik warga di kawasan Sibual Bual, Dusun Parbungaan, Nagori Pariksabungan, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, dikabarkan terbakar. Api melalap lahan seluas sekitar 3 hektare dan hampir tak terkendali sebelum petugas tiba di lokasi.

Pada pukul 06.30 WIB, Kapolsek Dolok Pardamean AKP Restuadi, S.H., bersama personil SPKT Polsek Dolok Pardamean AIPTU O. Turnip, serta Bhabinkamtibmas AIPTU W. Simatupang, langsung bergegas mendatangi titik kebakaran yang terpantau dari aplikasi lancang kuning Polri. Di lokasi juga hadir Gamot 7 Parbungaan, Robinsun Sidauruk, sebagai perwakilan pemerintahan nagori setempat.

Kondisi di lokasi cukup memperihatinkan. Lahan perladangan warga yang telah digarap dengan susah payah habis dilalap api. Namun beruntung, dengan cuaca yang cerah dan koordinasi cepat, upaya pemadaman dapat segera dilakukan.

“Ketika menerima informasi, tim langsung menuju lokasi. Kami tidak bisa menunggu karena lahan terus terbakar dan khawatir api meluas,” ujar salah satu petugas yang turun ke lapangan.

Proses pemadaman dilakukan secara manual dengan menyiram dan memadamkan titik api satu per satu. Upaya ini berhasil berkat koordinasi solid antara pihak Kecamatan Dolok Pardamean dan Pemerintah Nagori Pariksabungan. Warga setempat juga ikut berperan aktif membantu proses pemadaman, sehingga api berhasil dijinakkan dan tidak merambat lebih jauh.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Meski demikian, kerugian materiil dirasakan oleh warga pemilik lahan perladangan yang habis terbakar.

Mengenai penyebab kebakaran, pihak kepolisian menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung. “Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Kami akan terus pantau dan berkoordinasi dengan pihak terkait,” ucap petugas di lokasi.

Informasi kegiatan ini dikonfirmasi langsung oleh Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba pada hari yang sama, pukul 17.50 WIB. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program nyata “Polri untuk Masyarakat” yang dijalankan oleh Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara.

“Ini adalah bentuk kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat. Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak kami di lapangan. Ketika ada kejadian di wilayahnya, mereka harus hadir dan sigap, tidak peduli hari apa pun,” ujar AKP Verry Purba.

Ia juga menekankan bahwa respons cepat seperti ini bukan hanya kewajiban tugas, tetapi juga wujud komitmen kepolisian untuk membangun kepercayaan dan rasa aman masyarakat.

“Kami berharap masyarakat tidak ragu menghubungi Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat ketika menghadapi situasi darurat. Kami ada untuk masyarakat,” tambah AKP Verry Purba penuh keyakinan.

Kehadiran aparat kepolisian yang sigap dan responsif di lokasi kejadian mendapat apresiasi dari warga sekitar. Kolaborasi antara Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah nagori, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan penanganan kebakaran lahan kali ini — sebuah sinergi yang patut terus diperkuat demi keamanan dan ketentraman bersama.


Pos terkait