Ledakan di Iran, Israel, dan Negara-negara Timur Tengah
Ledakan terdengar di Iran, Israel, dan beberapa negara di kawasan Timur Tengah setelah Amerika Serikat dan Israel memulai serangan terhadap Iran pada hari Sabtu. Iran merespons dengan meluncurkan gelombang rudal dan drone ke Israel serta pangkalan militer AS di wilayah tersebut. Sebelumnya, Iran telah memperingatkan bahwa jika diserang, mereka akan membalas dengan menargetkan fasilitas militer AS di seluruh kawasan, yang dianggap sebagai target yang sah.
Negara-negara yang Diserang
Angkatan udara Israel mengklaim telah menjatuhkan lebih dari 1.200 amunisi di 24 dari 31 provinsi Iran dalam serangan gabungan dengan AS. Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah melakukan serangan terhadap 27 pangkalan militer di kawasan Timur Tengah yang ditempati pasukan AS, serta fasilitas militer Israel di Tel Aviv dan wilayah lainnya.
Sejauh ini, Iran telah melancarkan serangan di delapan negara di kawasan tersebut: Bahrain, Irak, Yordania, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Mayoritas serangan tersebut berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara negara-negara tersebut.
Kehadiran Militer AS di Timur Tengah
Amerika Serikat telah mengoperasikan pangkalan militer di kawasan Timur Tengah selama beberapa dekade. Menurut Council on Foreign Relations, AS memiliki jaringan luas situs militer, baik permanen maupun sementara, di setidaknya 19 lokasi di wilayah tersebut. Dari jumlah tersebut, delapan adalah pangkalan permanen di Bahrain, Mesir, Irak, Yordania, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan UEA.
Pada pertengahan 2025, terdapat sekitar 40.000 hingga 50.000 tentara AS di kawasan tersebut, yang ditempatkan di pangkalan besar dan situs-situs kecil di garis depan. Negara-negara dengan jumlah tentara AS terbanyak adalah Qatar, Bahrain, Kuwait, UEA, dan Arab Saudi. Instalasi-instalasi ini berfungsi sebagai pusat penting untuk operasi udara dan angkatan laut AS, logistik regional, pengumpulan intelijen, dan proyeksi kekuatan.
Korban Jiwa dan Luka-luka
Berikut adalah jumlah korban yang telah dikonfirmasi di 10 negara yang menjadi sasaran serangan hingga Ahad pukul 15.00 waktu setempat. Angka ini dapat berubah seiring tersedianya informasi lebih lanjut.
Iran
Hingga Ahad pagi, Palang Merah Iran dan media resmi melaporkan 201 orang tewas dan setidaknya 747 orang luka-luka. Ledakan terus terdengar di seluruh Iran, termasuk serangan besar-besaran di “jantung ibu kota”. Insiden paling mematikan terjadi di kota Minab, di mana serangan terhadap sekolah dasar putri menewaskan sedikitnya 148 orang dan melukai 95 orang.
Israel
Serangan rudal balistik Iran di Beit Shemesh menewaskan delapan orang dan melukai sekitar 20 orang. Pada Sabtu malam, seorang wanita di Tel Aviv dipastikan tewas akibat pecahan peluru. Total korban luka mencapai 121 orang, dengan satu di antaranya mengalami luka serius. Sejumlah bangunan di Tel Aviv rusak akibat serangan Iran.
Tentara AS
Tiga tentara AS tewas dan lima lainnya luka parah akibat serangan Iran. Beberapa lainnya mengalami luka ringan akibat pecahan peluru dan gegar otak.
Bahrain
Rudal Iran menargetkan markas besar Armada ke-5 AS di Juffair. Bandara internasional negara itu juga menjadi sasaran drone, tanpa korban jiwa. Empat orang dirawat karena luka akibat pecahan peluru.
Irak
Dua pejuang tewas dan lima lainnya luka akibat serangan terhadap pangkalan militer di Irak. Di wilayah Kurdi, beberapa ledakan terjadi di dekat konsulat AS dan bandara Erbil.
Yordania
Angkatan bersenjata Yordania mencegat 49 drone dan rudal balistik. Tidak ada korban jiwa atau luka-luka, meskipun pecahan peluru menyebabkan kerusakan properti lokal.
Kuwait
Satu orang tewas dan 32 orang luka akibat serangan rudal balistik. Drone menargetkan bandara internasional, menyebabkan luka ringan pada karyawan.
Oman
Dua drone menargetkan pelabuhan Duqm, melukai seorang pekerja asing. Kapal tanker minyak berbendera Palau juga diserang, melukai empat orang.
Qatar
Enam belas orang luka akibat pecahan peluru dan puing-puing. Dua rudal balistik menghantam pangkalan militer Al Udeid, sementara sebuah drone menargetkan instalasi radar peringatan dini.
Arab Saudi
Tidak ada korban jiwa hingga Ahad sore. Serangan Iran menargetkan ibu kota Riyadh dan Provinsi Timur.
Uni Emirat Arab
Tiga orang tewas dan 58 orang luka akibat serpihan rudal dan drone. Empat staf bandara di Dubai dan empat orang di Palm Jumeirah terluka akibat kebakaran. Kementerian Pertahanan UEA melaporkan 165 rudal balistik yang berhasil dicegat.





