Atlet Taekwondo Dobok Putih Bagikan Takjil di Jalan

Takjil 1
Takjil 1

Aksi Sosial Dojang Gold Mountain Timika dalam Bulan Ramadhan

Di tengah kota Mimika, Papua Tengah, puluhan atlet dari Dojang Gold Mountain Timika mengenakan seragam dobok putih yang mencolok. Mereka berbaris rapi di Jalan Caritas SP2–SP5 pada Minggu (1/3/2026) sore, sambil membagikan paket takjil kepada pengendara yang melintas. Aksi ini dilakukan sebagai bagian dari kegiatan sosial yang digelar selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Tujuan utama dari aksi ini adalah untuk menumbuhkan empati dan integritas para atlet taekwondo di luar matras pertandingan. Dengan mengenakan seragam mereka, para petarung muda ini menunjukkan bahwa nilai-nilai bela diri tidak hanya terbatas pada latihan fisik, tetapi juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Berbagi Takjil sebagai Agenda Tahunan

Kegiatan bertajuk “bagi-bagi takjil” ini menjadi agenda tahunan bagi Dojang Gold Mountain. Dalam kegiatan tersebut, para atlet diberi kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar, sehingga dapat meningkatkan kepekaan sosial mereka.

Melalui aksi ini, klub ingin menunjukkan bahwa filosofi taekwondo tidak hanya tentang ketangkasan menyerang dan bertahan, tetapi juga tentang kesantunan dan integritas. Para atlet diajarkan untuk menjalankan nilai-nilai luhur ini dalam kehidupan sehari-hari, baik di dalam maupun di luar latihan.

Peran Kepala Pelatih dalam Pembentukan Karakter

Kepala pelatih Dojang Gold Mountain, Sabeum Randy, menegaskan bahwa pembentukan karakter merupakan pondasi utama dalam pembinaan atlet. Menurutnya, seorang taekwondoin sejati harus memiliki empati yang tinggi dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Ia menyatakan bahwa kekuatan fisik yang mereka asah setiap hari di tempat latihan wajib diimbangi dengan kelembutan hati dalam berbagi kepada sesama. “Kami ingin para atlet belajar bahwa kekuatan dan kemampuan yang mereka miliki harus bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” ujar Sabeum Randy di sela kegiatan.

Buka Puasa Bersama untuk Mempererat Solidaritas

Setelah merampungkan aksi di jalan raya, seluruh rombongan kembali ke pusat pelatihan untuk melaksanakan buka puasa bersama. Lantai gedung yang biasanya menjadi saksi latihan keras dan tetesan keringat diubah menjadi ruang silaturahmi yang penuh kehangatan.

Acara tersebut juga diisi dengan permainan kekompakan guna menjaga soliditas antara pengurus, pelatih, para atlet, hingga orang tua yang hadir mendampingi. Sabeum Randy menambahkan bahwa momen kebersamaan ini sengaja dijadwalkan secara rutin sebanyak dua kali dalam setahun.

Tradisi Tukar Kado sebagai Simbol Kekeluargaan

Selain agenda Ramadhan, klub juga menggelar tradisi tukar kado pada bulan Januari pasca perayaan Natal dan Tahun Baru. Tradisi tersebut berfungsi sebagai simbol kekeluargaan yang kuat guna menjaga keharmonisan internal Dojang Gold Mountain yang terus tumbuh besar di Timika.

“Setiap Ramadhan kami mengadakan bagi-bagi takjil dan buka puasa bersama sebagai simbol kekeluargaan,” jelas Sabeum Randy. Kepedulian sosial ini berjalan selaras dengan prestasi gemilang yang baru saja diraih oleh klub pada Januari 2026 lalu.

Prestasi di Kejuaraan Nasional

Dojang Gold Mountain sukses mengharumkan nama Mimika dalam ajang kejuaraan nasional Battle of the Maestro Taekwondo Championship di Makassar pada 16-18 Januari 2026. Dalam kompetisi bergengsi tersebut, kontingen dengan kekuatan 23 atlet berhasil membawa pulang total 21 medali yang terdiri dari 6 medali emas dan 15 medali perak.

Keberhasilan di matras pertandingan dan aksi nyata di jalanan mengukuhkan posisi Dojang Gold Mountain sebagai pusat pembinaan generasi muda yang berkualitas. Melalui sinergi prestasi dan bakti sosial, para atlet diharapkan terus konsisten membawa dampak positif bagi pembangunan sumber daya manusia di Papua Tengah.

Semangat berbagi di bulan Ramadhan ini menjadi bukti bahwa bela diri adalah jembatan menuju kepribadian yang lebih unggul.

Pos terkait