Perubahan Taktik PSM Makassar di Bawah Kepemimpinan Tomas Trucha
Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, mengungkapkan perubahan pendekatan taktik yang dilakukannya dalam beberapa pertandingan terakhir. Awalnya, ia menerapkan gaya bermain progresif dengan fokus pada penguasaan bola tinggi dan umpan cepat untuk mengurung pertahanan lawan. Serangan juga sering dilakukan dari sektor sayap, sehingga garis pertahanan PSM Makassar menjadi sangat tinggi.
Gaya bermain ini berhasil memberikan hasil positif di tiga pertandingan awal. PSM Makassar mencatat tiga kemenangan beruntun serta banyak gol yang diciptakan. Namun, setelah itu, strategi tersebut mulai terbaca oleh lawan, yang menyebabkan rentetan hasil kurang memuaskan.
Efeknya, Tomas Trucha mulai menyesuaikan taktik bermain. Ia beralih ke gaya reaktif ala PSM Makassar di bawah asuhan pelatih sebelumnya, Bernardo Tavares. Dalam taktik ini, Yuran Fernandes cs lebih banyak menunggu di areanya, membiarkan lawan menguasai bola. Jika bola direbut, baru mereka membangun serangan balik cepat.
Namun, skema serangan balik ini tidak berjalan lancar. Salah satu kendala utamanya adalah bola sering lambat didorong ke depan, sehingga pemain lawan bisa kembali ke pertahanannya. Selain itu, kesalahan passing sering terjadi ketika memasuki garis 16 lawan.
Tomas Trucha mengatakan bahwa perubahan taktik ini disebabkan oleh banyaknya pemain yang absen karena akumulasi kartu kuning dan cedera. Dalam 11 pertandingan, sejumlah pemain seperti Aloisio Neto Soares, Yuran Fernandes, Gledson Paixao, Jacques Medina, Victor Luiz, Ananda Raehan, Syahrul Lasinari, Savio Roberto, Achmat Fahrul Aditia, dan Gala Pagamo harus absen.
“Lihat masalah kita dapatkan, dari cedera, hukuman kartu didapatkan di 11 laga, tentu saja kita harus mengubah sesuatu dalam keadaan ini,” ujar Tomas Trucha saat konferensi pers jelang pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang.
Ia juga melihat dua pertandingan terakhir PSM Makassar melawan Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya. Meski kalah, ia mengklaim bahwa penguasaan bola hampir 50 banding 50 saat melawan Persija. Namun, statistik justru menunjukkan penguasaan bola Persija sebesar 59 persen dan PSM hanya 41 persen. Sayangnya, peluang yang dimiliki PSM gagal dimaksimalkan menjadi gol.
Pengamat Sepak Bola Assegaf Razak menilai bahwa PSM Makassar kehilangan motivasi bermain. Tidak ada rasa tanggung jawab ketika mengalami kekalahan. “Itu harus diberikan semangat pemain, jangan kalau kalah ya merasa kalah, tapi harus ada semangat bangkit,” katanya.
Ia juga menyoroti lini belakang PSM Makassar yang sering kebobolan. Setiap pertandingan, gawang tim ini selalu kebobolan, sehingga memerlukan perhatian lebih. Semua pemain punya tanggung jawab, baik penyerang yang berusaha menghentikan lawan di depan, gelandang yang memutus serangan sebelum ke jantung pertahanan, hingga barisan lini belakang yang menghalau bola supaya tak masuk ke gawang.
Klasemen Super League
Berikut adalah klasemen terbaru Super League:
- Persib: 22 pertandingan, 17 menang, 2 seri, 3 kalah, 37 gol dibuat, 11 gol kemasan, +26, 53 poin
- Persija Jakarta: 23 pertandingan, 16 menang, 2 seri, 5 kalah, 42 gol dibuat, 19 gol kemasan, +23, 50 poin
- Borneo FC: 22 pertandingan, 16 menang, 1 seri, 5 kalah, 40 gol dibuat, 21 gol kemasan, +19, 49 poin
- Malut United: 23 pertandingan, 12 menang, 5 seri, 6 kalah, 46 gol dibuat, 28 gol kemasan, +18, 41 poin
- Bhayangkara FC: 24 pertandingan, 11 menang, 5 seri, 8 kalah, 29 gol dibuat, 26 gol kemasan, +3, 38 poin
- Persebaya: 23 pertandingan, 10 menang, 8 seri, 5 kalah, 34 gol dibuat, 23 gol kemasan, +11, 38 poin
- PSIM: 23 pertandingan, 9 menang, 9 seri, 5 kalah, 33 gol dibuat, 30 gol kemasan, +3, 36 poin
- Persita: 23 pertandingan, 10 menang, 5 seri, 8 kalah, 27 gol dibuat, 21 gol kemasan, +6, 35 poin
- Dewa United: 24 pertandingan, 10 menang, 3 seri, 11 kalah, 29 gol dibuat, 29 gol kemasan, 0, 33 poin
- Arema FC: 23 pertandingan, 8 menang, 7 seri, 8 kalah, 32 gol dibuat, 30 gol kemasan, +2, 31 poin
- Bali United: 23 pertandingan, 7 menang, 9 seri, 7 kalah, 31 gol dibuat, 31 gol kemasan, 0, 30 poin
- Persik: 23 pertandingan, 7 menang, 6 seri, 10 kalah, 30 gol dibuat, 40 gol kemasan, -10, 27 poin
- PSM Makassar: 23 pertandingan, 5 menang, 8 seri, 10 kalah, 24 gol dibuat, 27 gol kemasan, -3, 23 poin
- Madura United: 23 pertandingan, 4 menang, 8 seri, 11 kalah, 22 gol dibuat, 36 gol kemasan, -14, 20 poin
- Persijap: 23 pertandingan, 5 menang, 4 seri, 14 kalah, 20 gol dibuat, 39 gol kemasan, -19, 19 poin
- PSBS Biak: 23 pertandingan, 4 menang, 6 seri, 13 kalah, 26 gol dibuat, 49 gol kemasan, -23, 18 poin
- Semen Padang: 23 pertandingan, 4 menang, 4 seri, 15 kalah, 19 gol dibuat, 41 gol kemasan, -22, 16 poin
- Persis: 23 pertandingan, 2 menang, 8 seri, 13 kalah, 24 gol dibuat, 44 gol kemasan, -20, 14 poin










