JAYAPURA – Di bulan suci Ramadan yang penuh makna, Polda Papua kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Bukan dalam balutan seragam yang kaku dan formal, melainkan lewat aksi sederhana namun penuh arti.
Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., bersama Dirreskrimum Polda Papua, Kombes Pol. Parasian Herman Gultom, S.I.K., M.Si., serta para Pejabat Utama dan personel Dit Reskrimum Polda Papua membagikan 250 takjil kepada warga di Kota Jayapura. Kegiatan ini digelar di depan Mako Polda Papua Lama, Kota Jayapura, Jumat (27/2).
Deru kendaraan yang melintas sore itu berangsur pelan berpadu dengan sapaan ramah aparat kepolisian yang berdiri di tepi jalan. Tanpa ada sekat Kapolda Papua bersama Dirreskrimum turun langsung menyapa dan menyerahkan takjil kepada warga.
Menariknya takjil-takjil ini tidak hanya dibagikan kepada umat muslim, tapi kepada siapapun warga yang melintas di depan Mapolda sore itu.
Direktur Reskrimum Polda Papua Kombes Pol. Parasian Herman Gultom menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata perhatian Polri kepada masyarakat, khususnya di momentum Ramadhan yang sarat dengan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Sebanyak 250 bingkisan takjil dibagikan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan Polri dengan masyarakat di bulan yang penuh berkah ini,” ujarnya.
Kegiatan tersebut, kata Herman, merupakan bentuk perhatian Polri kepada masyarakat, di mana dalam bulan yang penuh berkah ini selayaknya sebagai umat beragama untuk saling berbagi. Ia pun berharap melalui kegiatan ini masyarakat semakin sadar untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dengan lebih baik serta saling menghargai antar umat beragama.
“Ini bentuk kecintaan kita terhadap masyarakat Papua, dengan membagi takjil kita bisa berbaur sembari menebarkan harapan agar kita semua saling menaja kebersamaan guna menjaga situasi Kamtibmas di Papua,” tutur Herman.
Ia juga menambahkan bahwa semangat berbagi dan saling menghormati diharapkan tidak hanya hadir selama bulan Ramadhan, melainkan terus terpelihara dalam kehidupan sehari-hari.
“Tentunya kami berharap nilai menghargai dan berbagi ini bukan hanya sekadar di bulan Ramadhan saja, namun dapat terus dilakukan ke depannya sehingga harmonisasi yang terbentuk di Tanah Papua dapat terus berjalan dengan baik,” tambahnya.
Kehadiran pimpinan Polda Papua di tengah masyarakat diharapkan semakin mempererat hubungan antara Polri dan warga serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Papua. “Semoga melalui momentum bulan puasa ini, semangat kita membangun tanah Papua yang aman dan damai dapat terwujud,” tuturnya.
Aksi sosial ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Salah satu warga, Nikson, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas inisiatif tersebut. Meski dirinya bukan penganut agama Islam, Nikson merasa tersentuh karena tetap dirangkul dan mendapatkan bingkisan dari pihak kepolisian.
“Saya merasa bangga. Meskipun saya bukan umat Muslim, tapi saya juga mendapatkan bingkisan takjil dari Polda Papua. Ini luar biasa,” ujar Nikson.





