Apa Itu Menstruasi?
Menstruasi atau haid adalah proses alami yang hanya dialami oleh wanita. Proses ini terjadi setiap bulan dan merupakan bagian dari siklus reproduksi wanita. Bagi perempuan yang sudah mengalami masa puber, menstruasi akan terjadi secara teratur setiap bulannya.
Menurut informasi yang diperoleh, menstruasi terjadi ketika selaput lendir rahim dilepaskan melalui vagina dalam bentuk darah. Kebanyakan wanita mengalami menstruasi dengan pola yang teratur dan bisa diprediksi. Lamanya waktu antara hari pertama menstruasi hingga hari pertama siklus berikutnya biasanya berkisar antara 21 hingga 35 hari. Perputaran waktu tersebut disebut sebagai siklus menstruasi.
Faktor yang Mempengaruhi Siklus Menstruasi
Siklus menstruasi bisa berubah atau bahkan mandek karena beberapa faktor, seperti:
- Kehamilan atau menyusui
- Penurunan berat badan drastis
- Efek samping olahraga atau aktivitas fisik berlebihan
- Gangguan makan seperti anoreksia nervosa
- Sindrom ovarium polikistik (PCOS)
- Kegagalan ovarium prematur
- Penyakit radang panggul
- Fibroid rahim
Kebiasaan yang Sering Dilakukan Saat Menstruasi Ternyata Salah
Ada beberapa kebiasaan yang sering dilakukan saat menstruasi dan ternyata bisa meningkatkan risiko infeksi. Contohnya adalah keputihan, gatal di organ intim, kemandulan, serta risiko kanker serviks. Untuk menghindari hal-hal tersebut, perlu memperbaiki kebiasaan yang salah.
Berikut adalah kebiasaan yang sebaiknya diperbaiki saat menstruasi, menurut Clarin Hayes, seorang dokter sekaligus Youtuber:
Salah Membasuh Organ Intim
Membasuh organ intim perempuan membutuhkan teknik dan pengetahuan khusus. Banyak perempuan yang masih salah dalam membasuh vagina, terutama saat menstruasi. Cara yang benar adalah menyiram dari depan ke belakang, bukan sebaliknya. Mulai dari labia mayora, lalu labia minora, perineum, dan anus. Jika dilakukan sebaliknya, kuman atau bakteri dari anus dapat bermigrasi ke vagina atau saluran kemih, meningkatkan risiko infeksi.
Membasuh Vagina Hingga Area Dalam
Banyak orang mengira bahwa saat menstruasi harus membersihkan vagina hingga ke dalam. Padahal, hal ini tidak dianjurkan. Lubang vagina tidak perlu dimasukkan benda asing, termasuk jari. Cukup bersihkan bagian luarnya saja. Penggunaan vaginal douche juga tidak disarankan kecuali dengan indikasi medis. Darah menstruasi akan keluar secara alami dalam waktu 7 hari, sehingga tidak perlu khawatir tentang kebersihan bagian dalam. Jika dilakukan pembersihan hingga ke dalam, pH vagina bisa berubah, menyebabkan ketidakseimbangan flora normal dan meningkatkan risiko infeksi.
Salah Memilih Pembalut
Pembalut menstruasi tersedia dalam berbagai model, merek, dan warna. Pilih pembalut yang alami dan minim bahan kimia. Hindari pembalut dengan aroma atau pewarna. Penggunaan pembalut yang tidak sesuai dapat menyebabkan iritasi hingga inflamasi pada organ intim.
Jarang Mengganti Pembalut
Pembalut harus diganti setiap 4–6 jam. Jika sudah penuh sebelum waktu tersebut, segera ganti. Pada malam hari, tubuh bekerja lebih lambat, sehingga intensitas perdarahan berkurang. Namun, jika tidak diganti tepat waktu, risiko infeksi meningkat akibat bakteri yang berkembang biak.
Tidak Tepat Pilih Produk Kewanitaan
Produk kewanitaan yang dijual tidak semuanya aman dan cocok untuk semua orang. Penggunaan yang tidak tepat dapat menyebabkan vaginitis dengan gejala seperti gatal, kemerahan, dan keputihan yang deras. Jika ingin menggunakan produk kewanitaan, pilih yang aman dan konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Gunakan hanya di area luar dan jangan digunakan secara rutin. Gunakan hanya saat diperlukan, misalnya setelah aktivitas yang membuat tubuh berkeringat dan lembab.




