Tim Medis Dikerahkan ke Lokasi Terdampak Banjir di Kabupaten Demak
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Demak, Jawa Tengah, segera mengerahkan tim medis ke berbagai lokasi yang terdampak banjir setelah beberapa desa dilaporkan terendam pada Senin (16/2).
“Personel kesehatan langsung kami terjunkan di lokasi terdampak banjir setelah mendapatkan laporan terjadi banjir di sejumlah desa. Mereka ke pengungsian guna memastikan kondisi kesehatan warga tetap terpantau,” ujar Kepala Dinkes Kabupaten Demak Ali Maimun di Demak, Selasa.
Lokasi pengungsian meliputi Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Kebonagung, Balai Desa Kebonagung, Musala Wareng, Balai Desa Pilang Wetan, dan Balai Desa Telogoweru, yang masing-masing membuka posko kesehatan.
“Di masing-masing lokasi pengungsian kami tempatkan petugas kesehatan, terdiri atas dua tenaga kesehatan dan satu dokter, meskipun saat ini beberapa pengungsi mulai kosong karena warganya pulang setelah banjir mulai surut,” ujar Ali.
Petugas kesehatan disiagakan 24 jam di lokasi yang terdapat pengungsi, sementara wilayah tanpa pengungsi dilayani secara mobile.
“Jika jumlah pengungsi banyak, petugas siaga 24 jam. Namun jika tidak ada pengungsi, petugas bersifat mobile,” katanya.
Selain itu, Posko Guntur yang didukung Puskesmas Guntur 1 juga menyiagakan tim untuk menjangkau warga terdampak di sekitarnya.
Data Pengungsi dan Peristiwa Penting
Data terkini mencatat jumlah pengungsi: empat orang di Balai Desa Pilang Wetan, sembilan orang di KDMP Kebonagung dari kapasitas 30 orang, dan 15 orang di Mushala Wareng. Balai Desa Kebonagung kini kosong.
Dalam peristiwa banjir ini, seorang ibu hamil dari Desa Kebonagung berhasil dievakuasi dan melahirkan dengan selamat di Rumah Sakit Fatimah.
Imbauan dari Dinkes Demak
Dinkes Demak mengimbau warga terdampak untuk segera memeriksakan kondisi kesehatan di posko terdekat bila mengalami keluhan, guna mencegah risiko penyakit pascabanjir.
- Beberapa posko kesehatan telah dibuka di berbagai lokasi pengungsian.
- Petugas kesehatan ditempatkan untuk memantau kondisi kesehatan warga.
- Warga yang mengalami keluhan kesehatan diimbau segera datang ke posko terdekat.
- Tim medis siaga 24 jam di lokasi pengungsian yang masih berisi.
- Wilayah tanpa pengungsi dilayani secara mobile oleh petugas kesehatan.





