Bank Mandiri tingkatkan solidaritas sosial melalui Mandiri Berbagi Kebaikan

Aa1wuxom
Aa1wuxom

Bank Mandiri Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Dalam rangka memperingati Ramadan 1447 Hijriah, Bank Mandiri menggelar berbagai kegiatan sosial yang bertujuan untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat. Salah satu acara utamanya adalah Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim yang diadakan di Gedung Nawasena–Kawasan Wijaya Kusuma, Jakarta Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank Mandiri yang bertujuan untuk memberikan manfaat sosial yang berkelanjutan.

Momentum Perkuat Solidaritas Sosial

Acara tersebut turut dihadiri oleh Komisaris Bank Mandiri Luky Alfirman, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Henry Panjaitan, serta Direktur Operations Bank Mandiri Timothy Utama. Dalam sambutannya, Henry Panjaitan menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan kesempatan strategis bagi perusahaan untuk memperkuat solidaritas sosial melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Melalui kebersamaan dan aksi berbagi yang kami lakukan hari ini, Bank Mandiri berharap dapat menghadirkan keberkahan yang bermakna, sekaligus memperkuat hubungan yang harmonis dengan masyarakat di wilayah Region III/Jakarta 1,” ujar Henry dalam keterangan resminya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen Bank Mandiri untuk senantiasa hadir dan berperan aktif dalam berbagai momentum sosial yang sarat dengan nilai kemanusiaan. Melalui semangat berbagi di bulan suci Ramadan, perusahaan berupaya menghargai setiap momen keberkahan dengan memberikan kontribusi yang relevan dan berdampak.

Santunan dan Khitanan Gratis bagi Masyarakat Sekitar

Selain kegiatan buka puasa bersama, Bank Mandiri juga menyalurkan santunan kepada masyarakat sekitar Jakarta Barat dan Jakarta Utara sebagai wujud nyata kepedulian sosial. Bantuan tersebut disalurkan dalam berbagai bentuk, antara lain paket perlengkapan sekolah, paket kesehatan, serta paket sosial yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan dasar penerima manfaat.

Sebagai bagian dari rangkaian berbagi kebaikan, Bank Mandiri turut menyelenggarakan kegiatan khitanan gratis bagi anak-anak di sekitar wilayah operasional perseroan. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Bank Mandiri dalam mendukung kesehatan masyarakat serta menghadirkan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh lingkungan sekitar.

Kegiatan buka puasa bersama, pemberian santunan, serta penyelenggaraan khitanan gratis ini merupakan bagian dari rangkaian inisiatif sosial Bank Mandiri yang secara konsisten dilaksanakan di berbagai wilayah operasional. Melalui pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan, Bank Mandiri tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan perbankan, tetapi juga berkontribusi aktif dalam membangun nilai sosial dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

Puluhan Ribu Penerima Manfaat Selama Ramadan

Secara keseluruhan, melalui program Mandiri Berbagi Kebaikan, Mandiri Group menyalurkan bantuan kepada lebih dari 114.000 penerima manfaat sepanjang bulan Ramadan. Program ini menyasar yatim piatu, lansia, dhuafa, komunitas rentan, serta masyarakat di sekitar wilayah operasional Bank Mandiri.

Dari total bantuan tersebut, Bank Mandiri Region III/Jakarta 1 menyalurkan 4.375 paket yang tersebar di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, Tangerang/Banten hingga ke Serang/Cilegon. Bukan hanya itu, untuk melengkapi semangat Ramadan dan Idul Fitri, Bank Mandiri kembali menghadirkan program mudik bersama sebagai wujud komitmen dalam mendukung kelancaran perjalanan masyarakat ke kampung halaman. Tahun ini, Bank Mandiri juga menyiapkan fasilitas mudik gratis dengan 80 kota tujuan dan khitanan massal yang dapat diikuti secara terbuka oleh masyarakat.

“Sebagai agen pembangunan, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mengintegrasikan nilai-nilai sosial dalam setiap inisiatif perusahaan. Melalui semangat berbagi di bulan Ramadan ini, kami berharap dapat memperkuat sinergi dengan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Henry.

Pos terkait