Bank MEGA Umumkan Alasan Bagikan Dividen Rp5,87 Triliun

Aa1w3nt2 1
Aa1w3nt2 1



CO.ID – JAKARTA.

PT Bank Mega Tbk (MEGA) akan melakukan penebaran saham bonus dengan rasio satu saham lama yang dimiliki pemegang saham akan mendapatkan satu saham bonus. Setiap saham bonus memiliki nilai sebesar Rp 500 per saham, yang berasal dari tambahan modal disetor atau agio saham.

Saat ini, jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh oleh perseroan terdiri dari 11,47 miliar saham dengan nilai nominal sebesar Rp 500 per saham. Total nominal keseluruhan mencapai Rp 5,87 triliun. Hingga bulan Desember 2025, agio saham yang tercatat di perseroan mencapai Rp 6,36 triliun.

Dari saldo agio saham tersebut, MEGA akan membagikan satu saham bonus untuk setiap saham yang dimiliki oleh investor. Nilai saham bonus ini juga sama yaitu Rp 500 per saham. Dengan demikian, total saham bonus yang akan disebar oleh perseroan mencapai 11,47 miliar saham dengan total nominal sebesar Rp 5,87 triliun.

Pemegang saham yang berhak menerima saham bonus adalah mereka yang tercatat sebagai pemegang saham pada tanggal 13 April 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen MEGA menyatakan bahwa aksi ini tidak wajib dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Alih-alih, aksi ini dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan dan likuiditas perseroan, mengingat jumlah saham yang beredar semakin meningkat.

Bagi perseroan, aksi ini akan membuat modal ditempatkan dan disetor penuh meningkat menjadi 23,48 miliar saham, dari sebelumnya sebanyak 11,74 miliar saham.

Selain itu, manajemen menilai bahwa pembagian saham bonus ini akan membuat harga teoretis saham lebih menarik dan terjangkau bagi investor ritel.

“Dengan mempertimbangkan harga penutupan perdagangan pada 27 Februari 2026 sebesar Rp 4.650 per saham, rencana pembagian saham bonus seharga Rp 500 per saham akan membuat harga teoretis saham perseroan di BEI lebih menarik dan terjangkau bagi investor retail,” ujar manajemen MEGA pada Senin (2/3/2026).

Di samping itu, manajemen juga menilai bahwa pertambahan jumlah saham secara proporsional akan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.

Untuk diketahui, rencana pembagian saham bonus ini akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang akan digelar pada 31 Maret 2026 mendatang.

Pendistribusian saham bonus akan dilakukan melalui rekening efek pada sub rekening efek atas nama pemegang saham pada tanggal 30 April 2026.

Alasan Pelaksanaan Saham Bonus

  • Pembagian saham bonus dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan dan likuiditas perseroan.
  • Aksi ini tidak wajib dilakukan sesuai aturan perundang-undangan, tetapi dilakukan untuk keuntungan jangka panjang perseroan.
  • Saat ini, jumlah saham yang beredar sangat besar, sehingga pembagian saham bonus dapat membantu menjaga stabilitas pasar.

Dampak bagi Investor

  • Harga teoretis saham akan menjadi lebih terjangkau bagi investor ritel.
  • Pemegang saham akan mendapatkan nilai tambah karena jumlah saham yang dimiliki meningkat secara proporsional.
  • Perseroan berkomitmen untuk menjaga transparansi dan keterbukaan informasi selama proses pelaksanaan.

Jadwal Pelaksanaan

  • RUPS akan digelar pada 31 Maret 2026 untuk menyetujui rencana pembagian saham bonus.
  • Pendistribusian saham bonus akan dilakukan pada 30 April 2026 melalui rekening efek pemegang saham.

Pos terkait