Berani Berjalan Menyambut Harapan, Cahaya Mentari Bawa Tema Imlek 2026

Tahun Baru Imlek 2026 Perayaan 2026 Dengan Kuda Emas Tahun Kuda Tahun Baru 2026 Rayakan 758894 2944 1
Tahun Baru Imlek 2026 Perayaan 2026 Dengan Kuda Emas Tahun Kuda Tahun Baru 2026 Rayakan 758894 2944 1

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di KB-TK-SD Cahaya Mentari

Sekolah KB-TK-SD Cahaya Mentari (Sunshine) kembali merayakan Tahun Baru Imlek 2026 dengan tema “阳光少儿,策马迎春” yang bermakna anak-anak Cahaya Mentari menunggang harapan dengan penuh energi positif, berani melangkah maju dan siap menyambut masa depan yang cerah. Rangkaian acara ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan kemampuan dan potensi mereka.

Perayaan ini digelar selama beberapa hari dan melibatkan seluruh peserta didik dari jenjang KB, TK hingga SD. Kegiatan dimulai dengan perayaan Chinese Culture Day atau Mandarin Day di lingkungan sekolah pada Jumat, 27 Februari 2026, dilanjutkan dengan penampilan di Ayani Megamall pada hari yang sama. Kemeriahan berlanjut pada Sabtu, 28 Februari 2026 di Gaia Mall, dan ditutup pada 2 Maret 2026 di Panggung Diponegoro.

Manajer Sekolah sekaligus Koordinator Mandarin Cahaya Mentari, Fui Tik, B.Ed., menjelaskan bahwa rangkaian acara ini menjadi ajang bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan berbahasa Mandarin, bakat, keberanian, sekaligus melatih rasa percaya diri mereka.

“Berbagai rangkaian kegiatan kami persembahkan sebagai ajang bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan berbahasa Mandarin, bakat, keberanian, sekaligus melatih rasa percaya diri mereka,” ujarnya.

Kepala Sekolah KB-TK Cahaya Mentari, Mr. Wijaya, mengungkapkan bahwa sejumlah penampilan telah dipersiapkan secara matang selama beberapa bulan terakhir.

“Ada banyak penampilan yang kami siapkan di antaranya Marching Band, Wushu, Modern Dance, Traditional Dance, Vocal Group, serta permainan alat musik tradisional seperti Guzheng dan Yangqin. Setiap penampilan menunjukkan hasil latihan yang sungguh-sungguh dari anak-anak kami,” paparnya.

Ia menambahkan, meski rasa gugup kerap muncul, anak-anak tetap berusaha tampil percaya diri.

“Bagi saya, melihat senyum cerah mereka menjadi gambaran nyata makna ‘阳光少儿’ — anak-anak yang bersinar hangat seperti mentari,” sambungnya.

Antusiasme juga dirasakan langsung oleh para siswa yang tampil di atas panggung. “Kami senang bisa tampil. Kadang gugup, tetapi tetap ada rasa bangga,” ujar salah satu peserta dengan wajah sumringah.

Kepala Sekolah Sub Unit SD Cahaya Mentari, Mdm. Mery, berharap pengalaman ini menjadi pelajaran berharga bagi para siswa. “Dengan rangkaian kegiatan selama beberapa hari ini, kami berharap anak-anak belajar bahwa latihan dan keberanian akan membuahkan hasil yang manis. Semua ini akan menjadi cerita dan pengalaman luar biasa bagi mereka,” jelasnya.

Dukungan penuh juga datang dari para orang tua yang hadir menyaksikan putra-putri mereka tampil. Salah satu orang tua mengaku bangga melihat anaknya berani naik ke panggung.

“Sebagai orang tua, saya senang anak saya bisa tampil dengan percaya diri. Walaupun terkadang harus meninggalkan pekerjaan, kami tetap mendukung kegiatan sekolah yang melatih anak tidak hanya secara akademik, tetapi juga keberanian tampil di depan umum,” tuturnya.

Orang tua lainnya menilai pendekatan sekolah dalam mengembangkan potensi anak sangat positif. “Saya senang sekolah tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga menggali bakat dan kemampuan bahasa anak-anak kami. Terlihat perkembangan signifikan dalam rasa percaya diri mereka,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan ini berjalan lancar berkat kerja keras dan dedikasi seluruh guru Cahaya Mentari. Persiapan selama berbulan-bulan terbayar dengan penampilan penuh semangat dari anak-anak yang tampil percaya diri di hadapan publik.

Lebih dari sekadar pertunjukan, perayaan ini menjadi proses pembelajaran nyata tentang disiplin, kerja keras, kerja sama, keberanian, dan kreativitas. Melalui tema “阳光少儿,策马迎春”, anak-anak Cahaya Mentari membuktikan diri sebagai generasi kecil yang penuh cahaya dan potensi, siap melangkah berani menyongsong masa depan yang sarat harapan, sebagaimana musim semi yang selalu menghadirkan kehidupan baru.




Pos terkait